Sunday, 15 December 2019

Penembakan di Bandung, Suami Isteri Diburu Polisi dan PM

Minggu, 6 Oktober 2013 — 18:05 WIB

BANDUNG (Pos Kota) – Tim khusus (Timsus) Satreskrim Polrestabes Bandung berkoordinasi dengan Polisi Militer memburu pasangan suami isteri yang kabur dari kamar kosnya pasca terjadi penembakan Minggu (6/10) subuh.

Veni dan dan suaminya,  anggota TNI,  kabur menggunakan sepeda motor usai terjadi penembakan yang mengakibatkan satu tewas dan dua luka tembak.

“Kami masih melakulan penyelidikan dan pengejaran kepada pasangan suami isteri,“ tutur beberapa polisi, Minggu (6/10) sore.

Dijelaskanya, pengejaran kini dipusatkan kepada Veni, dan suaminya yang sudah enam bulan ngekos di rumah kontrakan milik Siti Rohaeti, di Gang Narpan, Situsaeur, Kota Bandung. “Ada kabar suaminya anggota TNI. Yah, kami mencoba memburu, karena mereka kabur,“ tambahnya lagi.

Rohaeti menyebutkan, Veni merupakan penghuni salah satu kosan . Selama ngelos pasangan selalu bertengkar. Sabtu pukul 11.00 kemarin mereka pun bertengkar di tengah jalan menuju kosanya.

Suaminya yang disebut sebut anggota TNI sempat ditampar oleh Veni dalam perang mulut tersebut.

Entah apa yang terjadi, Minggu subuh pukul 04.00 terjadi penembakan di dalam kamar kosan. Empat tembakan diledakan. Seorang pria HN alias Ele tewas, dan dua lainnya Ade, dan Suproatna luka tembakan dan masih menjalani perawatan di RS Immanuel Bandung.

“Beberapa warga melihat Veni kabur menggunakan motor bersama suaminya usai terdengar suara tembakan,“ pungkasnya.

Dugaan pelaku penembakan oknum anggota TNI sudah ramai di bicarakan lokasi kejadian. Pasalnya, warga mengetahui Tante Veni yang suaminya TN Iangsung kabur setelah kejadian itu. Dugaan warga pun semakin kuat beberapa anggota TNI berseragam lengkap diserati anggota Polisi Militer melakukan pemeriksaan di TKP.

“Kami masih melakukan penyelidikan, “ kata Kapolsek Bojongloa Kidul AKP Goltam Hidayat.(Dono/d)