Friday, 18 October 2019

Dari 50 Triliun Baru Habis Rp 15 Triliun

Penyerapan APBD DKI Rendah

Rabu, 9 Oktober 2013 — 0:43 WIB
rendah810

JAKARTA (Pos Kota) – Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013 masih rendah. Total APBD Rp50 triliun, baru terserap 22,14 persen atau tidak lebih dari Rp15 triliun. Padahal, penggunaan anggaran tutup bukan pada 15 Desember.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Endang Wijayanti, mengatakan meski masih rendah namun pihaknya optimis pada akhir tahun penyerapan anggaran bisa sampai 97 persen.
Dikatakannya, sejumlah langkah yang sudah dilakukan yakni mematikan anggaran yang kemungkinan tidak bisa terserap. Kemudian pada APBD perubahan yang baru diketok dialihkan kepada program yang bisa dilaksanakan segera.

Proses pencairan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa bisa dilakukan dalam waktu kurang dari dua jam. Tetapi, proses lelang proyek sering merepotkan, apalagi jika sampai ada yang menyanggah proses lelang itu. “Jika hal itu terjadi, terpaksa kami harus melayani dengan konsekuensi proyek terhambat,” kata Endang.

Selama ini, pengadaan barang dan jasa mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Pemprov DKI berniat mengubah pola pengadaan barang dan jasa. Tahun depan sejumlah proyek akan dilakukan dengan menggunakan katalog elektronik. (guruh/st)

Proyek monorel