Sunday, 15 December 2019

PAUD Jangan Dilihat Sebelah Mata

Senin, 21 Oktober 2013 — 7:00 WIB
suasanapaud2110

CILANDAK (Pos Kota) – Sebagai lembaga non formal, pendidikan anak usia dini (PAUD) hendaknya jangan dipandang sebelah mata. Sebaliknya pola pendidikan yang diajarkan di tingkat PAUD menjadi jembatan bagi anak didik dalam menempuh jenjang selanjutnya.

“Keberadaan PAUD menjadi alternatif bagi sebagian masyarakat untuk tetap memberikan pendidikan yang layak bagi putra-putrinya meski masih di usia dini. Karena itu pendidikan di PAUD harus digarap maksimal oleh kader agar berkualitas,” kata Lurah Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Eny Priyatni, Minggu (20/10).

Hal ini dikatakannya saat penyuluhan ‘Pendidikan efektif bagi anak dalam rangka pengembangan PAUD di Kelurahan Cilandak Timur’. Penyuluhan ini menghadirkan aktivis pendidikan Adiati, Mpd. Diikuti puluhan kader dari 4 PAUD dan kader Posyandu se-Kelurahan Cilandak Timur.

Penyuluhan tersebut kata Eny, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader PAUD dan kader Posyandu terkait pendidikan efektif bagi anak khususnya bagi anak usia dini.”Pelatihan pendidikan ini juga menjadi bekal bagi kami untuk mewujudukan Kota Layak Anak dan RW Ramah Anak,” lanjutnya.

Karena dengan pengetahuan dan kepedulian dari masyarakat dalam hal pendidikan anak yang dimulai dari usia dini, maka akan lebih mudah untuk mengaplikasikan RW Ramah Anak dan Jam Belajar Malam mulai Pkl: 19.00 hingga Pkl: 21.00.

Aktivis pendidikan, Adiati menekankan pendidikan menjadi penting bagi para ibu, mengingat secara pribadi setiap ibu bertanggungjawab dalam keluarga terhadap pendidikan anak-anaknya. Tetapi sebagai warga masyarakat juga bertanggungjawab sebagai bangsa Indonesia melalui perannya sebagai kader.

“Sebagai kader pendidikan, sangat penting pengetahuan mengenai pendidikan efektif bagi anak, dimulai dari usia dini atau 4 tahun pertama dimana otak anak sedang bertumbuh pesat,” ujarnya. (Rachmi)

Teks : Suasana penyusuluhan soal PAUD di Kelurahan Cilanda Timur