Wednesday, 23 October 2019

Jakarta Jadi Contoh Bebas Osteoporosis

Minggu, 3 November 2013 — 15:57 WIB
osto1

JAKARTA (Pos Kota)- Kota Jakarta dijadikan percontohan kota bebas osteoporosis. Menuju ke arah tersebut sejumlah kegiatan dilakukan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Fonterra Brands Indonesia antara lain pemeriksaan kepadatan tulang secara cuma-cuma di puskesmas, pelatihan bagi 100 dokter umum dan pelatihan bagi 278 kader PKK tingkat propinsi maupun kelurahan.

Deputi Budaya dan Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Prof Sylviana Murni mengatakan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota bebas osteoporosis, hal utama yang harus dilakukan adalah mengubah pola hidup masyarakat menuju arah yang sehat. Gerakan tersebut diyakini akan sampai ke akar rumput jika dilakukan oleh kader PKK yang memang menyebar hingga tingkat RT/RW.

“Kader PKK menjadi ujung tombak untuk mensosialisasikan gerakan Jakarta bebas osteoporosis,” papar Sylviana disela puncak hari osteoporosis di Silang Monas Minggu pagi (3/11). Puncak Hari osteoporosis melibatkan 20 ribu warga dalam kegiatan kampanye Generasi Bergerak- 2 Minggu Untuk Indonesia Lebih Kuat.

Menurut Sylviana, pola hidup yang tidak sehat seperti kurang gerak, tidak pernah olahraga sangat potensial menimbulkan gangguan osteoporosis. Karena itu melalui kampanye kampanye generasi bergerak, diharapkan masyarakat tergugah untuk memperbanyak aktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari.

Menurut penelitian yang dilakukan Fonterra Brands Indonesia,saat ini 1 dari 3 perempuan di Indonesia menderita osteoporosis dan 1 dari 12 pria juga terkena osteoporosis. Tingginya angka prevalensi osteoporosis pada perempuan dimungkinkan karena proses biologis yang dialami perempuan seperti menstruasi, melahirkan dan menyusui.
Upaya mencegah osteoporosis menurut  Paul Richards, Presdir Fonterra Brands Indonesia, adalah memperbanyak aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung kalsium seperti susu.

Program Jakarta bebas osteoporosis 2013 diakui Paul merupakan kelanjutan dari komitmen Jakarta bebas osteoporosis yang dicanangkan setahun lalu oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sebagai barometer, apa yang dilakukan Jakarta diharapkan akan segera dicontoh oleh daerah lain.

“Kita juga mendukung lomba kelurahan peduli pencegahan osteoporosis yang dimulai Nopember 2013 hingga April 2014,” pungkas Paul.

(inung/sir)

osteoporosis1

Teks Gbr- Sylviana Murni saat menyematkan pin kepada kader PKK tanda berakhirnya pelatihan osteoporosis. (inung)