Wednesday, 11 December 2019

Demo ke Polda Jabar, Massa Tuntut Bupati Jadi Tersangka

Senin, 11 November 2013 — 14:04 WIB
dem1

BANDUNG (Pos Kota) – Massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/11) menyantroni Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jawa Barat.

Mereka menuntut supaya Polda segera menurunkan tim untuk menangani kasus dugaan korupsi yang dilakukan Bupati dan wakilnya di jajaran Pemkab Tasikmala. “Segera selesaikan kasus korupsi  perjalanan dinas Rp902 juta,“ teriak mereka.

Selain berorasi di depan pintu masuk Mapolda Jabar, massa pun membentangkan spanduk berukuran 5X1 meter yang bertuliskan “ Bupati dan Wakil mencuri uang rakyat  Rp902 juta“.

Dalam aksi yang berjalan hampir satu jam, sempat terjadi bentrokan antara massa dan puluhan anggota polisi. Bentrokan ini terjadi saat massa merangsek masuk dan menabrak brikade polisi. “ Satu, dua, tiga, tabrak,“ teriak massa.

Juru bicara aksi, Agus Mugni, menegaskan, aksi yang digelarnya tiada lain mendesak supaya Polres Tasikmalaya berani menangani kasus sugaan korupsi. “ Kami sudah melaporkan kasus ini tapi belum ada niat kepolisin untuk menuntaskan kasus ini,“.

Dia menambahkan, Polres Tasikmalaya, jangan setengah -setengah  menangani kasus ini. “ Kami memiliki bukti kuat. Jadikan Bupati dan wakilnya tersangka dalam kasus dugaan korupsi Rp902 juta. Polda diharapkan mendorong agar Polres bertindak proaktif,“ tutur Agus.

Jika Kapolres tidak mampu menangani kasus dugaan korupsi, demikian Agus,  masyarakat Tasik menilai Kapolres tidak mampu menjalankan tugas pokoknya sesuai  UU No 2 tahun 2002, mengenai  penyelesaian kasus indikasi korupsi perjalan dinas di Tasikmalaya.

“Langkah selanjutnya kami  akan mebawa kasus ini ke  Kompolnas juga akan melapor ke KPK,“ ancamnya.

(dono/sir)

puluhn1

Teks Gbr- Puluhan massa bentrok dengan anggota Polda Jabar saat menggelar asi di Polda Jabar, Senin. Mereka menuntut supaya polisi berani Bupati dan wakilnya dijadikan tersangka.

  • PC. PMII Kab. Tasikmalaya

    terimakasih karena sudah objektif dalam memberitakan kasus tersebut…

  • Purnama Putracikal

    “UNTUK APARAT”
    berpenampilan elegan tak kan membuat orang segan, pundak berpangkat tak kan membuat orang hormat, kalau tidak bisa mewujudkan asumsi rakyat.

    yang benar akan tetap benar dan berada dalam kejayaan dan yang salah janganlah di benarkan melainkan harus di luruskan. buktikan bahwa aparat siap melayani rakyat, jangan pernah membuat rakyat melarat dan tersesat. BANGSAAAAAATTTT !!!!