Tuesday, 22 October 2019

Rp 27 Triliun Dari APBN Dicurigai Untuk Kepentingan Pemilu

Kamis, 14 November 2013 — 23:57 WIB
ilusrp

JAKARTA (Pos Kota) – Dana optimalisasi sebesar Rp27 triliiun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 yang akan dibagikan kepada sejumlah kementerian dan sejumlah instansi lainnya agar dikelola dengan baik, dan tidak menimbulkan persoalan. Sebelumnya, dana Rp27 triliun pernah menjadi sorotan masyarakat karena dikhawatirkan untuk kepentingan Pemilu 2014.

Dalam pidato pengantarnya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan kementerian dan lembaga yang merasa akan
mendapat anggaran baru tersebut agar dijaga akuntabilitasnya.

Seperti diketahui, dalam APBN 2014 pemerintah menganggarkan tambahan belanja sebesar Rp27 triliun, sehingga jumlah belanja negara menjadi sebesar Rp 1.249,9 triliun. Pada RAPBN meningkat sebesar
Rp1.230,3 triliun.

Tambahan belanja Rp27 triliun ini akan disebar
o.Kementerian Pekerjaan Umum
o.Kepolisian
o.Kementerian Pertahanan
o Kementerian Kesehatan
o.Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
o Kementerian Kelautan dan Perikanan
o.Badan Nasional Penanggulangan Bencana
o. Kementerian lainnya.

Menurut SBY, dirinya tidak ingin lagi ada para pejabat di jajaran pemerintahan maupun para anggota dewan yang tersandung kasus korupsi. Karenanya kucuran dana optimalisasi harus mengedepankan
kepentingan rakyat. (johara/bu)

  • agus purwanto

    jadi untuk obtimalisasi di kementrian dan instansi2nya perlu suntikan dana…..27 T ?…….jd selama ini tidak pernah obtimal ya ?……kalo ndak bisa obtimal buat apa ada mereka ?……emang setelah disuntik 27 T baru bisa obtimal ?…….trus mana dana obtimalisasi buat rakyat ?,,,,,,,,

  • Wagiono Gion

    besar pasak dr pd tiang nie negara…lama kolop.miss menegemen.