Thursday, 17 October 2019

Cuaca Buruk di Selat Sunda, Kapal Kesulitan Sandar

Jumat, 22 November 2013 — 7:04 WIB
cubuk2211

MERAK (Pos Kota) – Cuaca buruk di perairan Selat Sunda dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kapal-kapal kesulitan sandar.

Akibatnya kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera harus mengantri di areal parkir dermaga pelabuhan.

Berdasarkan laporan dari badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ketinggian ombak di perairan Selat Sunda mencapai 0,5 meter hingga 1,5 meter, kecepatan angin 10 knot hingga 15 knot.

“Memang dalam beberapa hari Pelabuhan Merak sempat dipenuhi kendaraan. Ini disebabkan cuaca di perairan Selat Sunda yang tidak menentu. Walau dipenuhi kendaraan, situasi arus penyeberang terbilang normal. Artinya tidak ada antrian panjang,” terang Mario Sardadi Utomo, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, dihubungi poskotanews.com, Kamis (21/11).

Menurut Mario, cuaca buruk ini kemungkinan akan terjadi hingga beberapa pekan ke depan. Dijelaskan, pihak PT ASDP terus berupaya mengoptimalkan pengoperasian kapal serta mempercepat waktu bongkar muat agar tidak terjadi antrean kendaraan di Pelabuhan Merak. Dengan jumlah kapal sebanyak 27 unit, diharapkan mampu mengatasi kendaraan yang akan menyeberang.

“Saat ini kondisi di Pelabuhan Merak padat namun lancar. Yang biasanya perjalanan kapal Merak-Bakauheni dua jam saat ini bisa mencapai tiga jam lebih,” lanjut Mario.

Keterangan yang sama dikatakan Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Togar Napitupulu. Kata Togar meski sedang terjadi cuaca buruk, kondisi operasional kapal saat ini masih normal.

“Dengan kondisi ini kita terus memperhatikan keselamatan kapal, dan terus berkoordinasi dengan BMKG untuk terus memantau cuaca. Saya sudah mengimbau kepada nahkoda kapal selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan,” ujar Togar. (haryono/d)