Tuesday, 12 November 2019

Gedung SDN Ciledug Barat Disegel Lagi

Kamis, 5 Desember 2013 — 5:33 WIB
gelagi512

PAMULANG (Pos Kota) – Orang tua murid dan siswa SDN Ciledug Barat, di Jl. H Rean, Kel. Benda Baru, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kecewa dan kesal melihat gedung sekolah mereka kembali disegel oleh orang yang mengaku sebagai ahli waris lahan tersebut. Mereka menilai Pemkot Tangsel tak serius menanggani dan menyelesaikan masalah tersebut.

“Jelas tak ada niatan serius dalam menanggani masalah sengketa lahan yang kini sudah berdiri bangunan gedung sekolah oleh ahli waris terhadap Pemkot setempat,” kata Yudi, orang tua murid, Rabu (4/12).

Adanya penyegelan dengan triplek maupun coretan atau tulisan di dinding gedung sekolah tambah dia, membuktikan kasus yang sudah lama terjadi dan sudah terjadi beberapa kali menandakan Pemkot Tangsel tidak mau menyelesaikan masalahh itu secara tuntas.

“Kasihan anak murid mereka terganggu mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di SDN itu,” tambah Ny. Rima, warga sekitar.

Kasus penyegelan gedung SDN Ciledug Barat ini merupakan yang kedua kali setelah terjadi dua tahun lalu (Pos Kota, 5-9-2011) karena orang yang mengaku ahli waris F Yosa mengklaim bahwa lahan seluas 1.500 M2 yang kini berdiri gedung SDN sama sekali belum dijual dan dibayar Pemkot Tangsel.

“Penyegelan dilakukan berdasarkan hasil putusan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang dengan No. 451/PDT.G/2012/PN.TNG tanggal 7 Mei 2013. Klaim yang dilakukan ahli waris mengacu pada surat girik nomor C 370 persil 36 D III atas kepemilikan Entong bin Lima.

Catatan Pos Kota, penyegelan tak hanya dilakukan ahli waris F Yosa terhadap gedung SDN Ciledug Barat yang dilakukan September 2011 dan 4 Desmber 2013 ini saja tapi juga terjadi terhadap gedung SDN Jombang VII, Jl. Jembar Raya, Kamp. Cilalung, RT 1/05, Kel. Jombang, Ciputat tanggal 22 Desember 2011 lalu oleh ahli waris Erna karena lahan seluas 1000 M2 milik alam Nurdin Yahya belum dibayar Pemkot Tangsel. (anton)

Teks :Gedung SDN Ciledug Barat, Pamulang yang disegel ahli waris. (anton)

  • anak betawi

    manusia2 gak punya nurani yg tega menyegel tempat anak-anak menimba ilmu, tidakkah mereka juga punya anak-anak yg harus sekolah? yang dipikirkan cuma harta waris nenek moyangnya saja, menimbun kekayaan tanpa mau kerja keras, mungkin kakek neneknya dulu adalah orang2 yg berhati mulia, mengikhlaskan tanahnya untuk bangunan sekolah demi anak cucunya kelak menjadi orang-orang pintar, berguna bagi bangsa, kepada para hakim pengadilan, anda adalah wakil2 tuhan di bumi untuk memutuskan sebuah keadilan yg berdampak bagi generasi penerus bangsa, gunakan nalar nurani anda untuk memutuskan perkara ini.

Terbaru

Lurah Tanah Tinggi, Imran disaksikan Kasatpel Dukcapil Kelurahan Tanah Tinggi, Imron Sumadi dan pejabat lainnya tengah menyerahkan KIA kepada seorang anak. (ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:50 WIB
Layanan Dukcapil di RPTRA Diminati Warga
Direktur  Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan.(ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:12 WIB
Peringatan 1 Desember West Papua
Polri Kedepankan Dialog, Lemkapi: Sangat Arif dan Memberikan Kenyamanan