Thursday, 12 December 2019

Sodetan Kali Ciliwung Senilai Rp500 Miliar Mulai Dibangun

Kamis, 19 Desember 2013 — 20:53 WIB
joko4

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai pekerjaan pembangunan Sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) senilai Rp 500 milyar.

“Kami juga mengalokasikan dana   Rp15 miliar untuk supervisi dan manajemen konstruksi serta Rp30 miliar untuk pembebasan tanah seluas 1,4 hektar di luar biaya konstruksi yang Rp500 miliar,”kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Kamis (19/12).

Dana tersebut berasal dari kontrak tahun jamak Tahun Anggaran (TA) 2013-2015. Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke KBT dibagi dalam dua tahapan pekerjaan dengan target akhir mengalirkan air ke KBT minimal 60 meter kubik per detik.

Tahap I meliputi pembangunan terowongan air sepanjang 1,27 Km sedangkan pada tahap II akan dibangun inlet, outlet dan normalisasi kali Cipinang. Lokasi pekerjaan terletak di Jakarta Timur yang meliputi satu Kecamatan yaitu Jatinegara dan tiga Kelurahan masing-masing Bidara Cina, Cipinang Cempedak dan Cipinang Besar Selatan.

Menurut Djoko, manfaat keberadaan Sodetan Kali Ciliwung tersebut untuk  dapat mengurangi banjir karena dapat mengalirkan air minimal 60 meter kubik per detik menuju KBT. Pengalihan sebagian debit kali Ciliwung tersebut dilakukan dengan memperhitungkan kapasitas sistem KBT sehingga tidak memindahkan masalah banjir ke tempat lain.

Masalah banjir kali Ciliwung merupakan masalah yang dihadapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari tahun ke tahun. Upaya penanganan banjir di DAS Ciliwung yang tercakup dalam wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari usaha pengendalian daya rusak air yang merupakan tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU .

Kementerian PU sendiri sangat serius menangani banjir di Jakarta, selain mengerjakan Sodetan Kali Ciliwung ke KBT, pekerjaan lainnya adalah normalisasi Kali Pesanggrahan, Angke dan Sunter (PAS), penambahan satu pintu air Manggarai dan satu pintu air Karet, normalisasi Kali Ciliwung dan Ciliwung Lama serta paket Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) /  Jakarta Urgent Flood Mitigation Project (JUFMP). (faisal/yo)