Tuesday, 22 October 2019

Satpol PP Siap Bongkar Bangunan Liar di Cibinong Raya

Minggu, 12 Januari 2014 — 19:21 WIB
Satpol Jaksel-n

BOGOR (Pos Kota) – Sebanyak143 bangunan liar yang tersebar di  Cibinong Raya,  terancam bakal dibabat habis Satpol PP Kabupaten Bogor.

Pemilik bangunan itu sudah dilayangkan surat teguran, agar dibongkar sendiri,  namun tidak ditanggapi .

Kebanyakan bangunan tersebut  semi permanen dan berdiri di lahan terbuka, di bantaran kali dan di pinggir sepanjang rel kereta.

Bangunan tersebar di Cibinong Raya, sebagai ibukota Kabupaten Bogor meliputi Kecamatan Cibinong, Bojong Gede, Sukaraja, dan Babakan Madang.

“Kita sudah lakukan pendataan selama sejak 10 Desember 2013. Sejak 25 Desember 2013 hingga Senin (6/1) lalu sudah kita layangkan surat teguran kepada pemilik 143 bangunan tersebut, tapi belum ada satu pun yang menanggapinya,” ujar Iryanto Hakim, Kepala UPT Bangunan wilayah 1 Cibinong, Minggu.

Menurutnya, sesuai Perda No.2 tahun 2009 tentang Bangunan Gedung, dan Perbup No 28 tahun 2011 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung serta  Perbup tentang Pembentukan UPT No. 73 tahun 2008, jika surat teguran tak ditanggapi sampai tiga kali bakal dibongkar.

“Karena kami tak punya hak membongkar berkas acara sudah kita serahkan ke Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) yang selanjutkan diserahkan ke Satpol PP untuk dieksekusi,” tandasnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor TB Lutfie Syam  mengatakan pihaknya belum menerim bekas pelimpahan 143 bangunan liar di Cibinong Raya.

“Mungkin saat ini masih dilakukan pemeriksaan lanjutaan di DTBP. Kalau sudah sampai ke Satpol PP, kita siap membongkarnya,” tandasnya.

Terpisah anggota DPRD Kabupaten Bogor Kukuh Sri Widodo kaget  banyaknya bangunan liar di kawasan ibukota Kabupaten Bogor tersebut. “Saya menduga ini pasti ada mafia bangunan liar,” katanya.

Dugaan ini berdasarkan, banyaknya bangunan yang berdiri melanggara garis sempadan jalan atau berdriri bukan di lahan miliknya. “Jika dibiarkan akan menarik orang lain mendirikan bangunan di lahan seperti itu sebab itu harus dibongkar,” tegasnya. (iwan/d)

foto: dok.