Wednesday, 23 October 2019

Ombudsman Siap Tampung Keluhan Jasa Raharja

Senin, 20 Januari 2014 — 22:06 WIB
jasa2

JAKARTA (Pos Kota) – Masyarakat yang tidak puas dengan layanan petugas Jasa Raharja bisa mengadukan masalahnya dengan Ombudsman RI untuk ditindaklanjuti. Hal itu dikatakan Ketua Ombudsman RI Danang Girindrawardana usai menandatangani MoU atau nota kesepahaman dengan Jasa Raharja, Senin (20/1).

Menurut Danang, Ombudsman merupakan lembaga negara yang memiliki kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh negara  dan pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta serta badan swasta atau perorangan yang sebagian dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau daerah (APBN/APBD). “Kami siap memesahkan pengaduan warga tentang pelayanan Jasa Raharja,” kata Danang.

Dirut Jasa Raharja Budi Setyarso menjelaskan, sekarang ini Jasa Raharja hanya melayani asuransi di bidang kecelakaan penumpang serta kecelakaan lalulintas jalan. Berbagai inovasi telah dilakukan oleh BUMN ini dalam memenuhi keinginan masyarakat antara lain,  menerapkan sistem pelayanan terpadu dengan kepolisian dan ratusan rumah sakit dalam menangani kepada korban kecelakaan lalulintas.

“Masyarakat tidak perlu cemas memikirkan biaya ruamah sakit, karena kami akan bayar sampai batas yang diatur oleh Undang-Undang yakni Rp10 juta,” kata Budhi. Proses biaya perawatan korban kecelakaan lalulintas kata Budi, tidak sampai dua jam setelah berkas diterima langsung dicairkan. “Korban yang meninggal dalam hitungan jam kami cairkan untuk keluarga ahli warisnya,” lanjut Budi. (dwi/yo)

  • pelita octorina

    saya kalau hendak mengajukan keluhan mengenai jasaraharja kemana ya??? bulan maret lalu anak saya terjatuh dari truk dan terlindas kakinya sehingga membutuhkan biaya RS cukup besar karena saya peserta BPJS kami menggunakan fasilitas ansuransi tsb tetapi pihak BPSJ berdasarkan koding dari pihak RS mengkatagorikan sebagai kecelakaan lalu lintas sehingga hanya mengganti biaya kelebihan dari santunan jasa raharja. kami pun mengurus persyaratan jasaraharja termasuk laporan dari kepolisian yang cukup besar juga biayanya…namun setelah menunggu pihak jasaraharja menolak klaim kami dengan alasan kecelakaan yang dialami anak saya tidak termasuk kecelakaan lalu lintas ???? saya jadi bingung dengan sistem ansuransi kita, jika ada surat laporan atau surat keterangan dari kepolisian kan berarti kecelakaan lalu lintas tapi tidak bisa ditangani jasa raharja pihak BPJS juga tidak bisa menangani karena berpendapat ini kecelakaan lalu lintas jadi saya harus bagaimana sudah anak celaka, tidak ada pergantian biaya perawatan dan juga terlanjur keluar biaya untuk mendapatkan surat keterangan dari polisi