Friday, 13 December 2019

20 Sekolah di Jaksel Terendam Banjir

Sabtu, 25 Januari 2014 — 0:21 WIB
rachmi-foto-sma8

TEBET (Pos Kota) – Sedikitnya 20 sekolah mulai SD hingga SMA di Jakarta Selatan kerendam banjir dalam dua pekan terakhir. Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) diliburkan dan sebagian terpaksa mengungsi.

“Banjir menyebabkan kegiatan belajar mengajar terganggu. Serta banyak juga siswa yang rumahnya kebanjiran sehingga ketinggalan pelajaran,”
kata Kasudin Pendidikan Menengah Jaksel, Suharyanto yang juga merangkap Plh Kasudin Pendidikan Dasar, Jumat (24/1).

Hingga kini masih ada 7 sekolah yang kerendam banjir yakni SMAN 8, SMAN 60, SMA Tarakanita, SMK Bina Kusuma, SDN Pela Mampang 12 Pagi, SDN Kebayoran Lama Utara 13, dan SMPN 31. Serta satu Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKMB) Pala Sejahtera di Cilandak.

Terkait pelajaran tambahan dan proses belajar mengajar, ia menyerahkan sepenuhnya kepada kepala sekolah masing-masing.

Sementara itu akibat luapan Kali Ciliwung, aktivitas KBM di SMA 8 hingga Jumat (24/1) masih mengungsi ke gedung Pusdiklat DKI di Kuningan. Sekolah unggulan nasional ini masih kerendam setinggi 60 centimeter.

“Sejak dihantam banjir pada pekan lalu, seperti biasa 1.056 siswa diboyong untuk belajar ke gedung Pusdiklat di Kuningan,” kata Bayani, anggota Tim Pengendali Mutu SMA 8.

Pihaknya sudah tiga kali membersihkan area sekolah dibantu PMI Jaksel dan Sudin Damkar Jaksel dari sisa-sisa lumpur dan karbolisasi untuk mematikan bakteri. Namun air bah kembali menerjang sekolah ini. (Rachmi)

Teks foto: Gedung SMA 8 Bukit Duri, Tebet, Jaksel yang kebanjiran sehingga kegiatan belajar mengajar diungsikan ke Pusdiklat Kuningan. (Rachmi)