Friday, 13 December 2019

Diperbaiki November, Jalur Pantura Rusak Lagi

Sabtu, 25 Januari 2014 — 9:31 WIB
lalin-pantura

INDRAMAYU (Pos Kota) – Jalur Utama Pantura masih menjadi andalan sarana transportasi barang dan penumpang. Volume kendaraan yang kian meningkat setiap saat membuat kondisi jalan di sepanjang Jalur Utama Pantura Jawa itu mengalami beban yang berlebih.

Sejak musim banjir sepekan ini, Jalur Pantura banyak yang berlubang. Walaupun sebelumnya jalan itu masih terlihat mulus karena pada November 2013 silam baru saja selesai diperbaiki.

Beban lalu lintas yang semakin berat itu tak hanya lantaran jumlah kendaraan angkutan barang yang meningkat setelah pendistribusian terganggu banjir tetapi karena terjadi pengalihan arus kendaraan.

Sebagaimana dimaklumi, sejak banjir menggenangi badan jalan nasional itu, lalu lintas kendaraan dialihkan ke satu ruas jalan yang biasa digunakan kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Akibatnya, selain kendaraan saling berpapasan juga beban lalu lintas kendaraan pada ruas jalan yang digunakan meningkat dua kali. Ini yang mempengaruhi daya tahan jalan semakin menurun. Dampaknya usia pemakaian jalan menjadi lebih singkat dari yang direncanakan.

Kerusakan jalan menjadi perbincangan setiap pengendara yang melintasi Jalur Utama Pantura Indramayu. Tak terkecuali Wawan, 43, sopir truk dari Cirebon yang seminggu 3 kali harus bolak balik Jakarta mengangkut sembako.

Menurut Wawan, kerusakan jalan bertambah 2 hingga 4 kali lipat sejak musim banjir. Kerusakan jalan yang hanya pemborosan biaya juga mengakibatkan pembengakakn biaya pemeliharaan serta molornya jadwal kedatangan barang ke tempat tujuan.

Waluyo, 41 sopir Bus Dedy Jaya berharap, Tol Palimanan-Cikampek segera dioperasikan mengingat jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Utama Pantura sudah sangat padat. Dengan adanya tol maka beban lalu lintas kendaraan di Jalur Utama Pantura akan berkurang karena pengendara lebih memilih melalui tol. Walaupun jalan itu berbayar tapi dinilai lebih efisien waktu.

Beban lalu lintas kendaraan di Jalur Utama Pantura kian diperparah oleh kehadiran truk tronton pasir yang panjangnya mencapai 15 meter dan bannya mencapai 22 buah.. (taryani)

lalin-panturaTeks : Jalur Pantura di Indramayu rusak.

  • Mangap

    Harusnya proyek ada garansi minimal 6bulan atau setahun. Terhitung dari perbaikan terakhir. Jadi kalau rusak di bulan ke 5. Garansi + 6bulan, jadi 11 bulan. Jadi kontraktor akan kerja sebaik mungkin