Sunday, 15 December 2019

Menkes Nafsia Mboi:

Posyandu Tidak Hanya Tempat Menimbang Balita

Selasa, 25 Februari 2014 — 14:54 WIB
Nafsiah Mboi-Bambang

JAKARTA (Pos Kota) – Revitalisasi Posyandu (pos pelayanan terpadu) menjadi hal penting yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi gizi anak-anak Indonesia. Posyandu dikatakan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi selama ini masih sebatas tempat penimbangan balita dan pembagian makanan tambahan.

“Posyandu harus pula difungsikan sebagai tempat penyuluhan bagi masyarakat terkait kebutuhan gizi anak-anak,” kata Menkes pada puncak Peringatan Hari Gizi Nasional ke-54 sekaligus peluncuran 4 judul buku panduan gizi, Selasa (25/2).

Sebab keberadaan posyandu yang menyebar hingga tingkat RW, menjadi media paling efektif untuk sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait gizi balita. Karena itu semua stakeholder termasuk pemda harus melengkapi Posyandu agar tak sekedar tempat penimbangan balita tetapi sekaligus juga penyuluhan.

Dikatakan Menkes, saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi ganda. Satu sisi gizi kurang masih ditemukan meski kasusnya terus menurun, tetapi disisi lain mulai banyak dijumpai anak-anak dengan berat badan berlebih (obesitas).

Mengutip data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa prevalensi obesitas pada usia balita adalah 11,9 persen, dan pada usia dewasa 32,9 persen. Secara umum lingkar perut penduduk dewasa juga meningkat dari 18,8 persen pada 2007 menjadi 26,6 persen tahun 2013.

Menurut Menkes, munculnya kasus gizi lebih tersebut menjadi ancaman yang cukup mengerikan bagi kondisi kesehatan, mengingat obesitas menjadi pemicu munculnya penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan gagal ginjal. Karena itu harus diintervensi sejak dini agar kasus obseitas pada anak tidak berlanjut hingga dewasa.

“Untuk itu perlu diperkuat pendidikan gizi pada masyarakat dengan pendekatan 4 pilar gizi seimbang yakni variasi makanan, melembagakan perilaku hidup bersih dan sehat, menumbuhkan kebiasan berolahraga dan memantau berat badan secara teratur,” pungkasnya. (inung/yo)

foto; illustrasi google