Saturday, 19 October 2019

Kasad Gelar Pertemuan Dengan Atase Negara Sahabat

Rabu, 26 Februari 2014 — 11:34 WIB
kasad-sub

JAKARTA (Pos Kota) –  Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad),  Jenderal  TNI Budiman.  melakukan presentasi dengan para Atase Pertahanan dan Atase Darat Kedutaan Besar Negara Sahabat, di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Rabu (26/2).

Dalam keterangannya di hadapan Atase Darat negara sahabat, Kasad megatakan  akan terus berupaya mencetak prajurit TNI AD yang profesional di bidangnya.  TNI AD yang profesional akan terus berjuang bersama rakyat karena juga merupakan bagian dari strategi pertahanan semesta.

“Perkembangan sejarahnya, TNI memang merupakan tentara rakyat, tentara pejuang dan tentu tentara profesional. Dengan tentara rakyat kita berada dari rakyat dan nasib prajurit sama dengan rakyat. Tentara pejuang itu lebih mikirkan pengabdian ketimbang gaji,” kata Kasad, Rabu (26/2).

Budiman mengatakan,  Tentara Nasional Indonesia akan lebih utamakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat ini diperkirakan, jika ada sekitar 1 persen prajurit yang nakal. Jika diakumulasi, satu persen dari total jumlah tentara (350 ribu orang), berarti ada sekitar 3.500 tentara nakal.

“Kami sadari, anak buah saya sekitar 350 ribu orang. Jika satu persen saja nakal, berarti ada 3.500 yang nakal,” ucap Kasad.

Oleh sebab itu, untuk tingkatkan profesionalisme prajurit, akan tetap ditekankan pada upaya pembinaan, baik itu pembinaan tempur prajurit maupun pembinaan kemampuan penggunaan peralatan modern.

Dari 37 yang diundang, dalam silahturahmi antara Kasad dengan Atase Pertahanan negara sahabat, dihadiri sebanyak 32 Atase Pertahanan dan Atase Darat Kedutaan Besar Negara Sahabat.

(rizal/sir)

Teks Gbr- Kasad Jenderal TNI Budiman usai melakukan presentasi dengan para Atase Pertahanan dan Atase Darat Kedutaan Besar Negara Sahabat (rizal)