Sunday, 15 December 2019

Ngaku Bisa Membuat Wanita Jadi Hamil

Klinik Pengobatan Abal-Abal Digerebek Polisi

Jumat, 28 Februari 2014 — 16:04 WIB
klinik1

PADEMANGAN (Pos Kota) – Penipu berkedok Klinik Pengobatan Tradisional ditangkap anggota Polsek Pademangan di tempat prakeknya di Mangga Dua Square, Jalan Gunung Saharai, Pademangan, Jakarta Utara. Dalam melaksanakan aksinya,  tersangka Timotius Hengki Santoso, 57,  tidak memiliki izin prakter dari Dinas Kesehatan.

Kapolsek Pademangan, Kompol Andri Ananta Yudistira mengatakan, modus yang dilakukan tersangka dengan cara membuka praktek klinik Hawa Murni di kounter Mall Mangga Dua Square lantai UG Blok B, No. 165, Pademangan, Jakarta Utara. “Tersangka mengaku bisa membuat pasien yang susah untuk hamil dalam waktu 14 hari menjadi hamil,” kata Andri, Jumat (27/2).

Setiap pasien yang melakukan check up, kata Andri pasien memberikan uang Rp50 ribu lalu membayar obat untuk kesuburan Rp250 ribu. “Namun pada saat air seni pasien diperiksa oleh tersangka tanpa sepengetahuan pasien air seni di dalam botol kecil dicampur dengan air seni yang positif hamil,” ujar Andri.

Tersangka kemudian meminta pasiennya untuk melakukan tespek kehamilan dan ternyata positif hamil satu bulan. “Tapi ketika dilakukan pengecekan pasien di rumah sakit dari hasil USG ternyat tidak hamil,” jelas Andri.

Dari keterangan tersangka, yang berobat ke kliniknya sekitar 200 orang yang mayoritas ibu-ibu. Dan obat yang diberikan tersangka sebagi obat kesuburan ternyata adalah serbuk rempah-rempah seperti kunyit, temulawak yang dibeli di daearh Jatinegara, Jakarta Timur. “Obat itu diracik sendiri oleh tersangka dimasukkan ke dalam kapsul,” ujarnya.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita satu gelas plastik kecil berisi air seni positif hamil, puluhan bungkus obat kapsul racikan jamu, kartu berobat dari para pasien, SIUP untuk jasa kontruksi, impor barang dan uang tunai hasil praktek Rp7,2 juta.

Kepada petugas, tersangka mengaku setiap bulan bisa mengantongi uang Rp19 – Rp20 juta. Dan uang tersebut digunakan tersangka untuk biaya hidup bersama kelima anaknya. Selain itu juga dipakai untuk berlibur ke Singapura. “Kalau obat itu diminum tidak berbahaya. Saya saja pernah meminumnya,” tukas tersangka.

Praktik penipuan itu terbongkar, setelah korban Etje Yan, 36, melaporkan penipuan itu ke Polsek Pademangan, bahwa ia telah ditipu oleh tersangka yang disebutkan hamil ternyata tidak dan sudah mengeluarkan uang puluhan juta.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan di lokasi dan mengamankan tersangka. Dari hasil pemeriksaan korban lainnya banyak yang datang ke Polsek Pademangan dan mengaku juga kena tipu. Dari hasil penyelidikan dan tes lab yang dilakukan terhadap obat-obatan milik tersangka. polisi akhirnya mencokok pelaku. (ilham/yo)

Teks foto:  Penipu berkedok Klinik Pengobatan Tradisional ditangkap petugas Polsek Pademangan. (ilham)