Sunday, 17 November 2019

Timur Tengah Larang Film ‘Noah’

Jumat, 14 Maret 2014 — 18:20 WIB
The biblical tale of ‘Noah’ has been adrift in Hollywood for a decade, but Paramount has finally set the ark afloat

UIA – Uni Emirat Arab, Qatar dan Bahrain adalah negara-negara Timur Tengah yang melarang pemutaran film ‘Noah’ karena dianggap melanggar ajaran agama Islam dengan menggambarkan sosok nabi.

Russell Crowe-Noah-330

“Ada adegan yang bertentangan dengan Islam dan Alkitab, jadi kami memutuskan untuk tidak memutar film tersebut,” kata Juma Al-Leem dari National Media Centre Uni Emirat Arab.

Film yang disutradarai Darren Aronofsky ini menampilkan aktor Russel Crowe sebagai Nabi Nuh atau Noah.

Russell Crowe-Noah03

Adegan film Noah yang dibintangi Russel Crowe

Paramount Pictures baru-baru ini mengakui filmnya sebagai sesuatu yang “artistik”.

“Menghormati agama-agama tersebut sangat penting dan tidak memutar film itu,” kata Al-Leem kepada Kantor berita Associated Press, AP.

Salah-satu potret dalam adegan film Noah yang ditolak sjeumlah negara Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan terpisah dari Al-Azhar di Mesir, salah satu lembaga keagamaan Islam yang paling dihormati, mengatakan keberatan dengan film tersebut karena melanggar hukum Islam dan bisa “memprovokasi perasaan orang-orang yang beriman.”

Film, yang diperkirakan telah menelan biaya lebih dari $ 125 juta atau setara dengan Rp. 140 miliar, telah menimbulkan reaksi negatif setelah pemutaran perdananya di seluruh negara bagian Amerika Serikat. – bbc/d