Wednesday, 23 October 2019

Pengamat Politik LIPI, Siti Zuhro:

Rakyat Indonesia Terjebak Pencitraan Jokowi

Selasa, 18 Maret 2014 — 11:38 WIB
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

JAKARTA (Pos Kota) – Pengamat Politik dari LIPI, Siti Zuhro mengaku rakyat dan media di Indonesia nampaknya sudah muak dengan pencitraan. Hanya faktanya rakyat Indonesia terjebak lagi dalam pencintraan Jokowi saat ini.

”Masyarakat kan selalu mengkritik SBY karena selalu melakukan politik pencitraan. Lha kok ini mau memiliki Jokowi yang menerapkan ilmu yang sama dengan SBY. Kalau  tidak suka dengan gaya politik pencitraan, maka seharusnya kita anti dengan gaya politik ini. Kok ini seperti mengulang,” tutur Siti kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/3).

Rakyat  harus dibimbing dan didampingi untuk benar-benar bisa memilih dengan rasional. Jangan sampai angan yang begitu besar saat SBY muncul akan terulang kepada Jokowi, itu yang harus disadari rakyat Indonesia.

Siti sendiri tidak mau berkomentar apakah  Jokowi selama ini memang tidak pernah mengejar jabatan  semata dan apakah Jokowi tidak membohongi masyarakat Jakarta. ”Kalau tentang hal itu biar masyarakat saja yang menilai apakah ingin memberikan apresiasi  atau penalti terhadap  sikap Jokowi yang seperti ini,” imbuhnya.

Sejak awal Siti mengaku sudah melihat bahwa Jokowi memang berniat untuk menjadi presiden dengan menggunakan pilkada DKI Jakarta sebagai batu loncatan dan barometer langkah selanjutnya. ”Jokowi sudah mempersiapkan diri menjadi capres itu sejak kedatangannya ke Jakarta dengan mobil Esemkanya dan didukung oleh tim media sosial profesional dari Politicalwave. Ada Didi dan Sony di belakang tim media sosial. Dia menang di DKI dan itu membuatnya makin PD,” tegasnya.

Dia pun percaya Jokowi belum tentu menjadi presiden meski elaktabilitasnya saat ini tertinggi. ”Memang popularitas Jokowi mencapai 30 persen, tapi ini kan artinya masih ada 70 persen yang tidak suka Jokowi,” ungkapnya.

Menurut Siti, saat ini dirinya melihat dukungan media juga sudah mulai turun meski agak terlambat. Medialah yang selama ini mengubah opini masyarakat, tapi sekarang media malah mempertanyakan niat Jokowi ini. “Dia disumpah untuk 5 tahun tapi media terus mendorong-dorong Jokowi untuk menjadi presiden kan sebelumnya,” tandasnya. (prihandoko/yo)

  • Rayu

    Kalau tidak yakin jokowi menang yah Udah.. Kaga usah comentar… Tenang2 Aja…

  • Rayu

    Kalau tidak yakin jokowi menang yah Udah.. Kaga usah comentar… Tenang2 Aja…

  • ALin

    yg milih nomer 2 sdh terkontaminasi……
    kasihan……
    ini yg dicari PEMIMPIN NEGARA, bukan Kelas WALIKOTA…

    kuat di dalam hancur di luar……
    mau jadi apa indonesia di mata negara asing???
    pasti akan lebih diinjak2 lagi sm australia atau MALINGSIA

  • Gatot Ucul

    salam 2 jari untuk Jokowi jadi Presiden ke 7 RI

  • elang sagara

    Ibu ini akan tersingkir dengan sendirinya jika sistem yang benar diterapkan dilipi ….doktor tapi tidak kelihatan kompetensinya ….