Tuesday, 22 October 2019

Dosen PTS Harus Publikasikan Karya Ilmiah di Jurnal Internasional

Kamis, 20 Maret 2014 — 8:08 WIB
uham

JAKARTA (Pos Kota)- Karya ilmiah yang dipublikasikan pada laman jurnal internasional menjadi salah satu poin penting untuk mendapatkan peringkat universitas di dunia global. Karena itu setiap perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia selayaknya mendorong lebih banyak dosen-dosennya untuk mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal internasional.

“Memang untuk mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal internasional bukan masalah gampang. Karya ilmiah tersebut harus benar-benar berkualitas,” papar Gunawan Suryoputra, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) di sela seminar hasil riset kolaborasi Deakin University Melbourne dengan Uhamka, kemarin.

Karena itu sebagai upaya mendorong dosen-dosen PTS menyusun karya ilmiah bermutu internasional, asosiasi perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia (Aptisi) menjalin kerjasama dengan dosen-dosen di universitas luar negeri. Kerjasama dalam bentuk kolaborasi penelitian tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang bisa diterbitkan pada jurnal internasional.

Menurut Gunawan, penerbitan karya ilmiah pada jurnal internasional tak hanya akan menaikkan peringkat perguruan tinggi didunia global. Tetapi juga sangat bermanfaat bagi dosen-dosen yang bersangkutan terutama terkait peningkatan karier dan jabatan.

Dalam kolaborasi penelitian dengan dosen-dosen Deakin University, Uhamka sendiri mengirimkan 3 dosen terbaiknya. Penelitian yang dimulai pada Juli 2013 lalu memfokuskan diri pada persoalan humaniora terutama terkait kepemimpinan publik, hubungan antar agama dan budaya di Indonesia. Hasil penelitian bersama tersebut selanjutnya akan menjadi hak bersama antar dosen yang terlibat.

Gunawan mengatakan terkait pembiayaan penelitian, masing-masing universitas menyediakan dana riset secara mandiri. (Inung)

Teks :Tim peneliti Deakin University dan Uhamka tengah memppresentasikan hasil penelitian ilmiahnya untuk diterbitkan pada jurnal internasional. (Inung)