Friday, 18 October 2019

Dinilai Melanggar Peraturan

Sebagian Besar Bus di Terminal Baranangsiang Gunakan Ban Vulkanisir

Jumat, 21 Maret 2014 — 6:40 WIB
vulkanisi

BOGOR (Pos Kota) – Bus penumpang yang beroperasi di Terminal Baranangsiang,Bogor hampir semua dinyatakan tidak layak jalan.Menurut Mangahit Sinaga, Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Bogor Kamis (20/3) ada sekitar 100 bus tidak layak jalan dan membahayakan penumpang.

Data ini didapat, setelah dilakukan razia kelayakan ban angkutan umum di Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor. “Hasil razia di Terminal Bus Branangsiang. Bus 3/4 yang beroperasi sebanyak 100 melanggar aturan. Semua ban yang digunakan, ban vulkanisir. Itu pelanggaran. Ban vulkanisir tidak diperbolehkan,” kata Mangahit Sinaga kepada wartawan.

Menurutnya, bus yang tidak menggunakan ban sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), merupakan pelanggaran.”Mayoritas bus yang pakai ban vulkanisir adalah bus dengan rute Bogor-Jakarta, Sukabumi dan Bandung. Ban vulkansir tidak fleksibel, dan bisa meledak di jalan. Ini membahayakan nyawa penumpang,”ujar Mangahit.

Sementara angkot, truk dan pickup yang diperiksa bannya, menggunakan ban buatan China dan ban vulkanisir. “Ban buatan China itu tidak SNI. Tahun pembuatan ban yang digunakan, maksimal 4 tahun. Lebih dari 4 tahun, maka ban itu tidak fleksibel lagi ketika di jalan, dan bisa meledak sewaktu-waktu. Itu membahayakan penumpang,”paparnya.

Razia ini merupakan implementasi dari UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.
“Kita lakukan sosialisasi undang-undang,”paparnya.

Razia dilakukan petugas Disperindagkop, Dinas Lalulintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor dan anggota Satuan Lalulintas Polres Bogor Kota.Kasi Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) DLLAJ Kota Bogor, Empar Suparta mengatakan, selain ban, fisik kendaraan juga diperiksa. (yopi)

Teks : Suasana di Terminal Bus Baranangsiang Bogor

  • Ali Champion

    baru tau kalau mobil bus atau truck yg pake ban Vulkanisir itu pelanggaran, ada yang bisa kasih peraturannya? karena setau saya ban baru itu adalah juga ban Vulkanisir.
    thn 2014 sya pernah di undang ke dept perindustrian dalam rangka dengar pendapat proses ban Vulkanisir utk dibuatkan SNI, tapi sampe sekarang belum ada keputusannya.
    Ban pesawat terbang komersil setau saya juga pake ban Vulkanisir.