Friday, 18 October 2019

Kejagung Akan Eksekusi 5 Terpidana Mati?

Senin, 31 Maret 2014 — 19:28 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung tengah mengagendakan eksekusi hukuman mati kepada lima terpidana dalam waktu dekat.

Namun, kelima terpidana mati yang akan dieksekusi mati oleh regu tembak sebanyak 12 orang dari Polri, sampai kini tidak diketahui.

“Saya tidak dapat menyebutkan siapa-siapa yang akan dieksekusi mati. Sebagai eksekutor, kita hanya melaksanakan perintah undang-undang,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) AK Basyuni Masyaarif di Jakarta, kemarin.

Basyuni juga belum dapat memastikan kepastian agenda eksekusi lima terpidana mati, sebab eksekusi mati bersifat rahasia. “Pada waktunya, akan kita beritahu setelah proses eksekusi.”

Menurut dia, eksekusi mati dilakukan, apabila semua proses hukum sudah dijalani dan memiliki kekuatan hukum tetap (inkrach), termasuk upaya hukum luar biasa, berupa peninjauan kembali (PK) dan Grasi (pengampunan ke presiden).

BARU LIMA ORANG
Eksekusi mati terhadap lima terpidana mati, 2014 sebagai kelanjutan dari agenda 2013, yang seharusnya sebanyak 10 orang terpidana mati. Namun, karena ada keberatan dan adanya keterangan baru, maka proses eksekusi terhadap Ruben Pata Sambo dan puteranya, Markus Pata Sambo belum dapat dilakukan.

Akibatnya, eksekusi mati baru dapat dilakukan kepada Namaona Dennis (Malawi), Jurit dan dua rekannya pelaku pembunuhan sadis di Mariana, Sumsel serta terpidana dari Pakistan.  Eksekusi dilakukan di salah satu Kepulauan Seribu dan Bukit Nirbaya, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jateng. (ahi/win)

Terbaru

Penutupan jalan di sekitar gedung DPR, Jakarta Pusat.
Jumat, 18/10/2019 — 11:28 WIB
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI
Selama 4 hari, Polisi Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR