Monday, 21 October 2019

KBIH Siap Naikkan Biaya Bimbingan Ibadah Haji

Rabu, 2 April 2014 — 22:44 WIB
Foto Dokumentasi

Foto Dokumentasi

BEKASI (Pos Kota) – Belasan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kota dan Kabupaten Bekasi, siap-siap menaikan biaya bimbingan ibadah haji, menyusul ketentuan seragam batik dan pembayaran denda (dam) di Mekkah untuk musim haji 1435/2014 ada yang menanggulangi.

“Untuk seragam batik, nantinya bank penerima setoran haji yang memberi, sedangkan dam akan dibayarkan oleh pemerintah,” ujar Shobirin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, saat dihubungi, Rabu (2/4).

Shobirin mengakui sejumlah KBIH atau pengurus yayasan sepertinya kurang ‘bergairah’ mendengar kabar baik untuk para jamaah calon haji ini. Diakui dua komponen itu memang sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengurus KBIH atau yayasan.

“Seragam biasanya dipatok melebihi dari harga yang ada di pasaran, sedangkan dam besarnya melebihi ketentuan yang ada, ada yang meminta 500 riyal paling rendah,” ujar H. Kusmana, satu jamaah haji yang pernah ikut yayasan. Jadi nantinya para jamaah haji yang berangkat tahun 1435/2014 membawa utuh biaya hidup (living cost) selama di tanah suci.

Sementara itu, jamaah calon haji yang berangkat dari Kabupaten Bekasi masih seperti tahun lalu, “Belum ada penjelasan resmi, namun estimasinya masih seperti tahun lalu,” ujar Shobirin, sambil menyebutkan jumlah Calhaj untuk tahun ini diperkirakan sekitar 2.000 calhaj.

Sebelumnya Jumlah Calhaj Kabupaten Bekasi sebelum ada pengurangan sebanyak 2.119 jamaah, sedangkan di Kota Bekasi, jumlah yang melunasi sampai batas akhir pembayaran hanya 1.997 jamaah.

Pelaksanaan manasik haji secara massal akan dilakukan pada Akhir Mei dan manasik perkecamatan dilakukan Juni.  “Seperti tahun-tahun sebelumnya manasik diselenggarakan di tiap kecamatan dan dipandu oleh KUA kecamatan,” tutur Shobirin, sambil menyebutkan untuk pelunasan diperkirakan akhir April 2014 sudah ada pengumuman pelunasan biaya ONH. (saban/yo)

Foto: Istimewa