Tuesday, 19 November 2019

Elemen Kepemudaan Deklarasikan Dukung Jokowi-Gita Wirjawan

Sabtu, 5 April 2014 — 16:06 WIB
matiuntuk

BOGOR (Pos Kota) – Seminar nasional, bertajuk “Konsolidasi Nasional, Jalan Perubahan Menuju Indonesia Raya”, di Hotel Salak Bogor Sabtu (5/4) menghasilkan putusan fenomenal.

Ratusan aktifis dari elemen kepemudaan mendeklarasikan calong Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Gita Wirjawan.

Tujuh bukti deklarasi ini dibacakan Ilham, Ketua IKatan Pemuda Muhamadiyah Bogor. Selain gerakan pemuda lintas organisasi, terdapat juga sejumlah LSM. Deklarator sepakat menyandingkan Gita Wiryawan dengan Jokowi setelah melampaui sejumlah perdebatan panjang.

“Hasil seminar dan deklarasi ini kami kirim ke DPP PDI-Perjuangan di Lenteng Agung Jakarta. Kalaupun calon presiden berubah, karena beberapa pertimbangan DPP PDI-Perjuangan, namun untuk calon presiden yakni Bapak Jokowi sudah harga mati,”kata Ilham. Ditambahkan, tujuh point yang dirumuskan, diakui, ada pada diri Jokowi.

“Orangnya memiliki kepribadian yang baik, mau bekerja dengan tulus untuk rakyat, mau dekat dengan warga semua lapisan terutama masyarakat ekonomi lemah. Dan yang terpenting, Jokowi masih muda. Karena masih muda maka kami pemuda di Bogor mendukungnya sebagai presiden tahun 2014-2019. Semoga ibu Megawati, selaku Ketua Umum mendengar aspirasi kami,”paparnya.

Usai deklarasi ini, tim langsung bekerja.”Kami tidak bekerja di pemilu legislatif (Pileg). Kami fokus kerja di pemilu presiden (Pilpres),”ujarnya.

Sementara di ruang seminar, Sihol Manullang, Ketua Umum DPP Bara JP menuturkan, anggota Bara JP adalah orang-orang berjiwa nasionalis yang anggotanya berserakan di seantro negeri.

Menurut Sihol, relawan Jokowi bekerja tanpa pamrih, karena melihat ketimpangan ekonomi yang masih menjadi pemandangan di negeri yang kaya raya akan hasil alam ini.

“Kami mendambakan perubahan dari pemimpin yang merakyat. Kita memang sudah merdeka secara negara tapi masih tertindas secara ekonomi. Rakyat belum merdeka dari kemiskinan. Atas dasar ini, kami ingin perubahan yang lebih baik menuju Indonesia Raya,”papar Sihol.

Ia menambahkan, manifesto politik “Indonesia Menggugat” pada Kongres Relawan Jokowi se-dunia di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung Sabtu 15 Juni 2013 lalu menghasilkan delapan poin yang kini menjadi pijakan kerja relawan. (yopi)

Jokowi kampanye untuk PDIP