Monday, 09 December 2019

Harga Timun Suri Mati Suri

Ratusan Petani Rugi Jutaan Rupiah

Senin, 7 April 2014 — 15:12 WIB
timun

INDRAMAYU (Pos Kota) – Harga timun suri mati suri. Saat kondisi normal, harga jual timun suri per kilogram mencapai Rp2.500 hingga Rp4 ribu, sekarang harganya benar-benar mati suri. Timun suri dijual borongan. Per karung isi  50 kg hanya dihargai Rp30 ribu atau seharga Rp600 per kg.

Para petani menyatakan, dampak anjloknya harga timun suri yang terjadi pada saat musim panen sekarang ini membuat pendapatan mereka turun drasis. Bahkan merugi hingga jutaan rupiah. “Kami tidak bisa membayar upah tenaga kerja karena harga jual timun suri ambles,” kata Mujahidin, petani timun suri yang dijumpai di Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Jabar, Senin (7/4).

Disebutkan, anjloknya harga timun suri itu kemungkinan karena tingginya curah hujan  yang turun akhir-akhir ini. Hujan deras itu ternyata bisa merusak tanaman timun suri. Tanaman timun suri bisa mati. Karena itu, para petani terpaksa memanen dini  timun suri itu.

“Kami terpaksa memanen lebih awal timun suri itu karena dikhawatirkan tanaman mati tak tahan terhadap tingginya curah hujan. Apa boleh buat, walaupun timun suri itu belum saatnya dipanen, terpaksa dipanen saja. Kami khawatir tanaman itu malah mati lebih dahulu karena curah hujan yang tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah petani yang menanam timun suri di Kecamatan Patrol cukup banyak  mencapai sekitar seratus orang. Mereka selama ini menggantungkan usahanya pada tanaman timun suri. Mengingat harga jual timun suri itu ambles, para petani menderita kerugian jutaan rupiah per orang.

Mereka yang menderita kerugian yang cukup besar itu mengharapkan dinas terkait di Indramayu segera memberikan bantuan. Khususnya bantuan permodalan. Untuk biaya tanam timun suri pada musim mendatang.(taryani/yo)