Monday, 21 October 2019

Korupsi di SKK Migas

Rudi Rubiandini Dituntut 10 Tahun Penjara

Selasa, 8 April 2014 — 18:30 WIB
rud10

JAKARTA (Pos Kota) – Mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, dituntut 10 tahun penjara, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (8/4). Tim jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Rudi terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Menuntut penjara 10 tahun, denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan,” ujar jaksa KPK, Riyono, di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/4) siang.

Dalam pertimbangan yang memberatkan, jaksa mengatakan, perbuatan Rudi dianggap tidak mendukung program pemerintah. Selain itu, Rudi tidak mengakui seluruh perbuatannya.

Menurut jaksa, Rudi terbukti menerima uang dari Widodo Ratanachaitong, Komisaris Utama Kernel Oil Singapura, sebesar 200 ribu dolar Singapura dan 900 ribu dolar AS. Uang yang diberikan ke Rudi berhubungan dengan pelaksanaan lelang terbatas minyak mentah dan kondensat yang diikuti perusahaan milik Widodo.

Selain itu, Rudi juga dituding menerima uang 522.500 dolar AS dari Artha Meris Simbolon, Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri (KPI). Uang diberikan dengan maksud agar Rudi memberikan rekomendasi atau persetujuan untuk menurunkan formula harga gas untuk PT KPI.

Jaksa KPK juga yakin Rudi melakukan TPPU pada 11 Januari sampai 13 Agustus 2013. Modusnya dengan mentransfer, membayarkan, membelanjakan dan menukarkan mata uang.

“Terdakwa tidak bisa membuktikan uang yang dimiliki berasal dari penghasilan yang sah,” kata Riyono.

Riyono menegaskan, Rudi terbukti melanggar dakwaan kesatu primer pertama dan kedua. Yakni Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Rudi juga terbukti bersalah dalam dakwaan ketiga ihwal pencucian uang, sehingga melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. (yulian)

Teks : Mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini saat mengikuti sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (rihadin)

  • Ujang Ciheuleut

    Dari kecil digedein,disekolahin,biar pinter eh…gedenya jadi maling.Orang Tua mana yang tidak menyesal.Preeettt…!!