Thursday, 14 November 2019

Rekapitulasi Dihujani Interupsi

Minggu, 20 April 2014 — 20:47 WIB
Surat Suara Pemilu-n

PURWAKARTA (Pos Kota) – ‘Hujan’ interupsi para saksi parpol mewarnai rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara di Kabupaten Purwakarta hingga desakan ditunda karena Pileg terindikasi curang, Minggu (20/4).

Beberapa saksi parpol menenggarai adanya kecurangan proses Pileg di Purwakarta. Menurut mereka, paling banyak, berupa manipulasi data dan penggelembungan suara caleg dan parpil. Hal tersebut, salah satunya terlihat dari adanya selisih angka perolehan yang ada di saksi dengan angka di KPU.

Ketua KPU Purwakarta Deni Ahmad Haidar mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan adanya selisih angka sebagaimana dituduhkan, sebelum formulir C Plano yang terdapat di kotak suara dari masing-masing PPK dibuka.

“Bagaimana kita tahu ada pelanggaran selisih suara, kota suara juga belum kita buka,” ujarnya heran.

Deni malah balik meminta agar tuduhan tersebut dibuktikan. “Kalau benar ada, kami minta bukti akuratnya,” tambahnya.

Menurut dia, rekapitulasi suara belum beres.  Hari ini baru akan dihitung pada tingkat KPU. Sehingga, kalau memang ada kecurangan mohon di sampaikan bukti otentiknya agar bisa di adukan ke Mahkamah Konstitusi.

Pada rekapitulasi tingkat Kabupaten Purwakarta, diakui Deni, masih ada potensi munculnya protes baik dari Caleg maupun Parpol terkait hasilnya. Hanya saja, rekapitulasi itu ia analogikan seperti persidangan, dimana protes yang dilayangkan juga harus disertai bukti-bukti.

Hingga berita ini diturunkan, rapat pleno terbuka yang dimulai pukul 10.00 WIB ini masih terus berjalan. Saat ini, baru satu kecamatan yang telah selesai penghitungan yakni Kec Campaka.

Rapat rekapitulasi ini dihadiri oleh seluruh saksi dari Parpol, 17 PPK, Panwaskab dan Caleg beserta simpatisan dan pengurus parpol. (dadan/d)