Wednesday, 13 November 2019

Irfan Masih Sekarat

Diancam Dicerai Istri, Diduga Penyebab Anak Bunuh Diri Bersama Ibu

Senin, 12 Mei 2014 — 19:21 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

TANGERANG (Pos Kota)-Motif bunuh bersama antara wanita tua dengan anaknya mulai terkuak. Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Irfing Jaya, korban Irfan kini sedang dilanda masalah keluarga. Dia diancam istri akan diceraikan.

Masih menurut kapolre, mendengar ancaman dari istrinya, Irfan kepada keluarga mengaku akan bunuh diri bersama ibunya yang sudah berumur 80 tahun.

“Irfan mengancam akan bunuh diri bersama ibunya kalau dirinya harus bercerai dengan istrinya. Keterangan ini kami dapat dari keluarga Irfan saat diperiksa polisi.Tapi lebih jelasnya menunggu korban Irfan sadar,”jelas kapolres.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berusia 80 tahun tewas di samping anak yang sedang sekarat. Diduga keduanya bunuh diri dengan cara menenggak cairan racun obat serangga, Senin(12/5)

Menurut Kanitreskrim Polsek Pondok Aren Ipda M.Sagala,SH korban tewas Ny.Zaenubah,80 dan di dekatnya ditemukan anaknya Irfan,54 dalam kondisi sekarat. Kedua korban ditemukan di rumahnya Jalan Haji Biru RT02/02 No.30 Pondok Aren.

Di samping korban petugas menemukan 3 botol cairan obat serangga.”Dugaan kuat keduanya bunuh diri dengan menenggak cairan serangga,”jelas Ipda Sagala

Korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya bernama Anum,50 dan Kiki,18 yang datang ke rumah korban pk.10.30. Keduanya tinggal di Perumahan Pondok Maharta ini bermaksud menjemput Zaenubah dan Irfan.

Namun, alangkah kagetnya melihat korban tergeletak dan bau obat nyamuk menyengat. Atas kejadian ini keduanya berteriak sehingga terdengar tetangganya.

Dalam waktu singkat warga berdatangan melihat korban dan ada yang melapor ke polisi. Petugas Polsek Pondok Aren yang datang mengevakuasi korban ke RSU Tangerang untuk diotopsi.Sedang Irfan ditolong dokter.Polisi menyita 3 botol cairan serangga.(Maryoto).