Monday, 14 October 2019

Tukang Buah Jadi Anggota DPRD Bogor

Senin, 12 Mei 2014 — 16:11 WIB
tukang-buah-jd-anggota-dewan

BOGOR (Pos Kota) – Cita-cita pedagang buah menuju parlemen Kota Bogor, guna merubah aturan demi keberpihakan pada rakyat kecil, akhirnya terwujud. Melalui rapat pleno KPUD Kota Bogor Senin (12/5), Mahpudi Ismail alias Budi ditetapkan sebagai anggota DPRD Kota Bogor oleh KPUD.

Pribadi yang sederhana dalam kesehariannya terpilih menjadi anggota DPRD untuk masa bhakti 2014-2019.
Budi yang sudah mengetahui dirinya terpilih mengaku, akan tetap bersahaja saat duduk nanti di dewan.

“Sehari-hari beginilah hidup dan gaya saya. Celana jeans, kaos oblong dan sandal jepit, setelan favorit saya. Nyaman aja pakainya,”kata Budi yang juga Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Anyar ini.

Namun ia mengaku, jika sudah dilantik, maka ia akan menyesuaikan diri dengan pakaian rapih, demi menjaga wibawa lembaganya.

Budi bercerita, awalnya ia berangkat dari pengecer buah kecil-kecilan sekitar tahun 1993.Karena usahanya berkembang, ia kini menjadi salah satu agen buah besar di Kota Hujan ini.

Pada tahun 2013, ia terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Gerindra.Ia lalu ditawarkan menjadi calon anggota legislatif (caleg) untuk DPRD Kota Bogor.

“Karena niat saya ingin merubah aturan, agar berpihak ke masyarakat kecil, tawaran ini saya terima,”ujarnya. Ia ditempatkan di nomor urut 10 untuk daerah pemilihan (dapil) Bogor Barat.

“Karena niat awal saya baik, meski dapat nomor urut buncit, saya akhirnya terpilih,” ujar Budi ketika ditemui di kios buahnya di Jalan Mayor Oking.

Ia mengaku, dirinya tidak akan minder dengan rekan sejawatnya saat dilantik. “Walau latar belakang saya pedagang buah, tapi pendidikan saya sarjana hukum. Insya Allah, kepentingan masyarakat akan saya utamakan di gedung parlemen nanti. Saya siap ‘bertabrakan’ dengan pihak manapun jika ada kebijakan-kebijakan yang memberatkan rakyat,”katanya optimis.(yopi)