Monday, 18 November 2019

Guru Bantah Cabuli Murid Playgroup Saint Monica

Senin, 19 Mei 2014 — 18:50 WIB

SEMANGGI (Pos Kota) – Polisi terus menyelidiki kasus kekerasan seksual terhadap satu siswa Playgroup Saint Monica, di Jakut, termasuk memeriksa seorang guru setempat yang diduga sebagai pelaku. Namun dari hasil pemeriksaan, oknum guru tersebut membantah semua tuduhan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, guru perempuan berinisial H membantah kalau dirinya mencabuli L, 3,5, salah satu siswa didiknya di sekolah setempat. “Terlapor saudari H alias S sudah diperiksa. Namun keterangannya belum sesuai cerita korban. Mungkin akan dipanggil kembali,” ujarnya, Senin (19/5).

Ia mengatakan, untuk sementara, polisi akan memeriksa saksi lain dan rekaman CCTV di sekolah tersebut. Dikatakan Rikwanto, H mengaku hanya mengajak L bermain, memegang tangan dan merangkul. “Itu dilakukan dalam kaitan pengasuhan dan belajar mengajar, pengakuan dia, tidak ada colok mencolok,” jelas Rikwanto.

Ia mengatakan, polisi meminta keterangan guru lain dan jika dibutuhkan, keterangan kepala sekolah. Sementara untuk bukti yang ada, hasil visum sudah menunjukkan ada luka lecet di anus korban akibat dimasukkan benda tumpul. Seperti diberitakan sebelumnya, ibu L, yakni B melaporkan H alias S ke Polda Metro Jaya karena anaknya yang masih balita diduga ditusuk-tusuk anusnya dengan jari oleh H, guru di sekolahnya. (Yahya)

Terbaru

Salah satu kondisi lapak los yang sempat dijadikan tempat bermain judi di Pasar Kemiri Muka, Depok. (anton)
Senin, 18/11/2019 — 8:08 WIB
Lapak di Pasar Kemiri Muka Jadi Tempat Berjudi
Dua sekolah di Jakarta Utara menjadi  pemenang LSS Nasional 2019. (deny)
Senin, 18/11/2019 — 8:08 WIB
2 Sekolah Jakarta Utara Juara Lomba Sekolah Sehat
Senin, 18/11/2019 — 7:58 WIB
Semoga Air Bersih Melimpah
Senin, 18/11/2019 — 7:20 WIB
Jangan Tipu Diri