Wednesday, 13 November 2019

Dituding Lakukan Kekerasan Seksual

Guru Saint Monica Akan Tes Uji Kebohongan

Selasa, 3 Juni 2014 — 1:24 WIB
Kombes Rikwanto-n

SEMANGGI (Pos Kota) – Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan akan melakukan tes uji kebohongan  oknum guru wanita Saint Monica Sunter yang dituding melakukan kekerasan seksual terhadap salah satu balita siswa di sekolah tempatnya mengajar. Pemeriksaan menggunakan lie detector itu rencananya akan dilakukan pada Rabu (4/6) mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, H alias S akan diperiksa kejujurannya, karena saat pemeriksaan sebagai saksi kasus pelecehan seksual, ia tidak mengakui melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. “Karena terlapor  mengatakan tidak ada kejadian pencabulan dengan jari itu, walaupun korban sudah akui namanya dan telah ada hasil visum,” Katanya, Senin (2/6).

Selain menggunakan deteksi kebohongan, Penyidik juga akan melakukan tes kejiwaan terhadap wanita yang dipanggil Miss oleh korban ini. Ia mengatakan, untuk sementara, polisi akan melanjutkan pemeriksaan ke saksi lain dan rekaman CCTV di sekolah tersebut. “Pemeriksaan CCTV dilakukan hari ini,” jelasnya.

Dikatakan Rikwanto, H mengaku hanya mengajak L bermain, memegang tangan dan merangkul dan dilakukan dalam kaitan pengasuhan dan belajar mengajar. “Semoga dengan deteksi kebohongan akan terungkap semuanya,” .

Seperti diberitakan sebelumnya, ibu L, yakni B melaporkan H alias S ke Polda Metro Jaya karena anaknya yang masih balita diduga ditusuk-tusuk anusnya dengan jari oleh H, guru di sekolahnya. (yahya/yo)

Foto: yahya