Sunday, 15 December 2019

Jakarta Utara Kurang Petugas Pemadam Kebakaran

Sabtu, 5 Juli 2014 — 10:23 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

TANJUNG PRIOK (Pos Kota)- Terbatasnya jumlah personil, Pemadam Kebakaran di wilayah Jakarta Utara membuat petugas sering keteteran mengatasi kebakaran. Sebab di wilayah yang memiliki  penduduk mencapai 1,2 juta jiwa lebih dan sekaligus daerah  rawan kebakaran.

Terbukti dari Januari hingga Juni 2014 tercatat ada 68 kasus kebakaran yang mengakibatkan kerugian mencapai lebih dari Rp 17,3 milliar. Meski rawan  kebakaran tetapi jumlah personil petugas pemadam kebakaran tidak ideal. Sebab saat ini di Jakarta Utara hanya  ada  400 personil  dengan armada  mobil pemadam 70 unit . Jumlah ini tidak sebanding. Seharusnysa dengan jumlah penduduk seperti itu maksimal jumlah personil 1500 orang.

Kepala Seksi Operasional (Kasiop) Sudin Damkar dan PB Jakarta Utara, Muchtar Zakaria, mengakui saat ini personilnya tergolong masih kurang. Menurutnya, di Jakarta Utara, sedikitnya terdapat 4 titik rawan kebakaran, antara lain Muara Baru dan Kapuk Muara, Penjaringan. Kalibaru, Cilincing serta Tanah Merah Plumpang, Koja.

“Lokasi-lokasi yang rawan bekaran itu merupakan daerah  padat penduduk. Selain itu rumah-rumah rata-rata semi permanen sehingga jika terjadi  kebakaran akan cepat membesar dan merembet kemana-mana,” ujarnya.

Diakui oleh Muchtar Zakaria selama ini pihaknya dengan 400 personil dibantu kekuatan 70 mobil  dirasa sangat kurang. Seharusnya setiap unit mobil damkar itu rata-rata ada 6 personil petugas.

Atas kondisi  ini pihaknya berharap kedepan akan ada  penambahan.  Sebab, dengan peningkatan personil tentu akan semakin lebih cepat  penanganan setiap kasus  kebakaran yang terjadi. (Wandi)

 

Foto ilustrasi