Monday, 09 December 2019

Usai Pesta Miras, Pedagang Tewas Ditusuk Teman

Sabtu, 5 Juli 2014 — 17:23 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (arif)

Ilustrasi pembunuhan. (arif)

SEMARANG (Pos Kota) –  Seorang pedagang aksesoris di Kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang ditemukan tewas bersimbah darah, Sabtu  (5/7) dinihari. Korban diduga tewas ditusuk oleh rekannya sesama pedagang setelah sebelumnya melakukan pesta minuman keras (miras).

Menurut laporan polisi, korban diketahui bernama Febrinaldi,28, warga Sukowowoh, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa dalam kondisi berlumuran darah dengan luka tusukan senjata tajam di pasar malam di taman wisata Bandungan Indah, PJKA, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang sekitar pukul 02.30 WIB.

Sejumlah saksi mengatakan , sebelumnya bersama dengan rekannya yang bernama DV, HD serta teman yang lain mengadakan pesta miras. Salah seorang saksi, Syahrican, warga Madiun, Jawa Timur mengatakan, bahwa kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Pasalnya, saat dirinya sedang santai-santai di warung Nasi Padang didekat lokasi kejadian, mendapatkan telepon dari DV.

Dikatakan, bahwa telah terjadi percekcokkan antara korban dan HD, yang merupakan warga Wonosobo yang juga pedagang kaos kaki. “Setelah saya ditelpon DV, kemudian saya mendatangi lokasi yang dimaksudkan. Ternyata, Febry dan HD berkelahi, keduanya dalam keadaan mabuk . Saat itu, saya melihat Febry sudah terjatuh dengan tubuh bermandikan darah”, terangnya.

Mengetahui kejadian itu ,saksi melapor ke Polsek Bandungan. Sesaat kemudian, sejumlah petugas tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dilanjutkan evakuasi korban.  Korban tewas akibat sengaja dibunuh oleh HD karena antara korban dengan HD sebelumnya sudah punya dendam. Padahal, antara korban dan HD serta rekannya merupakan teman sesama berdagang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Pahala Martua Nababan mengatakan, korban ditemukan di TKP sudah bermandikan darah dan ditemukan satu tusukan benda tajam pada dada sebelah kiri.  Polisi masih menyelidiki motif kejadiannya dan melakukan pengejaran terhadap tersangka pelakunya.

“Kami yakin, tidak terlalu lama, pelaku akan kita tangkap. Jenasah korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi,” tandas AKP Pahala Martua Nababan. (suatmadji/yo)

Foto: Ilustrasi