Monday, 14 October 2019

Arus Mudik di Tol Tangerang-Merak Meningkat Enam Persen

Jumat, 18 Juli 2014 — 19:07 WIB
tol-merak

SERANG (Pos Kota) – Arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah, diprediksi meningkat enam persen dibanding tahun lalu. Guna membantu pengguna jalan, PT Marga Mandalasakti, selaku pengelola jalan tol Tangerang – Merak akan memberikan pelayanan khusus sepanjang musim mudik Lebaran. Diantaranya menyediakan pos pelayanan kesehatan serta pos pelayanan kepolisian di areal rest area KM 68 dan KM 42 tol.

“Selain itu, kami juga menyediakan layanan bengkel mobil serta uji emisi gratis,” ungkap Sunarto Sastrowiyoto, Direktur Operasi dan Tehnik MMS, pada acara Media Gathering di Rest Area KM 45, Tangerang, Jumat (18/7).

Dikatakan Sunarto dengan rampungnya penambahan lajur ruas Cikupa – Balaraja Barat di kedua arah Tol Tangerang – Merak menjadi 3 lajur, merupakan upaya MMS menambah kesiapan dalam melayani mudik lebaran. “Kami berharap dengan peningkatan kapasitas jalan tol, dapat memberi kelancaran, keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan dalam menempuh perjalanan mudik dan balik,” ujar Sunarto.

Ditempat yang sama, Kepala Divisi Operasi PT MMS, Ega N Boga, memembagi prediksi trafik lebaran menjadi tiga fase, yaitu trafik arus mudik yang terjadi pada H-3, arus balik pada H+5, dan trafik liburan pada H+1 sampai dengan H+5. Ia mengungkapkan pada H-3 Entrance Cikupa akan dilalui 44 ribu kendaraan per hari atau 4.400 kendaraan per jamnya. Sementara untuk Exit Merak 14 ribu kendaraan per hari atau 2.800 perjamnya.

“Untuk arus balik Entrance Merak diperkirakan dilalui 11.000 kendaraan per hari atau 1.750 kendaraan per jamnya. Sementara Exit Cikupa diprediksi 48.000 kendaraan per hari atau 4.800 per jamnya,” ungkapnya.

Sementara pada trafik liburan, Entrance Serang Timur diprediksi akan dilalui 19.000 kendaraan atau 2.400 kendaraan per jamnya, sedangkan Exit Serang Timur 17.000 kendaraan per hari atau 2.200 kendaraan per jamnya.

“Entrance Cilegon Barat 8.000 per hari dan Exit Cilegon Barat 10.000 per hari. Totalnya rata-rata 107.000 kendaraan,” ungkapnya.  (haryono)