Monday, 21 October 2019

Akibat Pembatasan Solar Bersubsidi

Nelayan di Kamal Muara Terancam Tidak Melaut

Senin, 11 Agustus 2014 — 8:53 WIB
nelayan

PENJARINGAN (Pos Kota) – Akibat kebijakan pemerintah terkait pembatasan BBM bersubsidi jenis solar, 1500 -an nelayan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara mengaku semakin kesulitan. Pasalnya, sebelum adanya pencabutan subsidi ini saja sudah kesulitan karena belum ada Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN) sehingga nelayan terpaksa mencari solar ke daerah Tanggerang.

Suwarno,43, warga RT 01/04, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara mengatakan dengan adanya pembatasan solar sebesar 20 persen tentu akan semakin menyulitkan rekan-rekan nelayan lain.

“Tidak ada pembatasan BBM saja kami sangat kesulitan mendapatkan soal, sebab, selama ini di wilayah kami tidak ada SPDN. Apalagi adanya pembatasan BBM ini nanti mungkin ribuan nelayan di sini tidak bisa melaut lagi. Kami berharap sebelum pencabutan itu diberlakukan dibangun dulu SPDN di Muara Angke atau Kamal Muara,”harapnya.

Lurah Kamal Muara, Royto Harahap, membenarkan selama ini warganya khususnya nelayan kerap kesulitan mendapat BBM jenis Solar. Di wilayahnya sendiri ada sekitar 1512 nelayan. Kebanyakan diantara bermukim di wilayah RW 01 dan RW 04, Kamalmuara, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Memang selama ini kalau ke Muara Angke atau Muara Baru terlalu jauh, nelayan lebih memilih ke Tanggerang. Sebelumnya pihak pertamina sudah ada yang survey untuk membuat SPDN, namun sampai sekarang belum ada realisasi. Kami berharap, mudah-mudahan dalam waktu dekat  akan segera dibangun,” tegasnya.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Peternakan Perikanan dan Kelautan (P2K) Jakarta Utara Sri Haryati mengaku, dirinya sudah mendengar langsung permintaan pembangunan SPDN di Kamal Muara dari para nelayan. Meski begitu dirinya juga memaklumi keluhan nelayan Kamal Muara yang kesulitan mendapat bahan bakar, karena hanya ada satu SPDN yang melayani nelayan di Kecamatan Penjaringan.

“Memang di sana terlalu jauh dari Muara Angke. Padahal nelayan di sana cukup banyak. Memang sebelumnya ada investor dan Pertamina sudah cek ke TPI Kamal Muara. Hanya kurang lahan, sekarang lahan dari kementrian sudah ada kita akan cek lagi. Mudah-mudahan prosesnya berjalan cepat,” tandasnya. (wandi)

  • Mangap

    Pemerintah tolong diperhatikan nasib nelayan. agar mereka tetap bisa dapat melaut. Atau pertimbangkan untuk menggunakan Mesin berbahan bakar Gas

Terbaru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau
istana negara
Senin, 21/10/2019 — 10:38 WIB
Ada Mahfud MD dan Nadiem Makarim
Sejumlah Calon Menteri Dipanggil ke Istana Negara