Tuesday, 10 December 2019

83 Kloter Siap Diberangkatkan Dari Embarkasi Jakarta-Bekasi

Selasa, 19 Agustus 2014 — 17:00 WIB
hajimanasik

BEKASI (Pos Kota)- Sebanyak 83 kelompok terbang (Kloter) akan diberangkatkan dari embarkasi Jakarta-Bekasi, pada musim haji 1435 H/2014, “Calon jamaah haji itu berasal dari dua provinsi, Jawa Barat dan Banten,” jelas Shobirin, Kepala Bidang Penerimaan calon jamaah haji (Calhaj) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat, Selasa (19/8).

Untuk Provinsi Jawa Barat yang berasal dari 27 kota dan kabupaten dibagi menjadi 68 Kloter, sedangkan Provinsi Banten dibagi menjadi 15 Kloter.

Gelombang pertama Calhaj terbang dari Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Saudi Arabia, ke Madinah sebanyak 38 Kloter, sedangkan 45 Kloter langsung ke Mekkah.

KABUPATEN BEKASI

Menurut Shobirin, yang juga Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, Calhaj asal wilayahnya dibagi dalam 7 Kloter dengan rincian, tiga  Kloter utuh dan empat Kloter gabungan dengan daerah lain.

Kloter dimaksud, adalah Kloter 02 masuk asrama 2 September, Kloter 30, 33 (11 September), Kloter 42 (14 September), Kloter 43 (15 September), Kloter 50 (17 September) dan Kloter 79 (20 September).
“Ada 1.739 Calhaj yang berangkar tahun ini dari 1.800 lebih quota yang diberikan provinsi, mereka yang tidak berangkat hanya 16 orang,” jelas Shobirin.

Saat ini calhaj, sedang mempersiapkan manifes, seperi kesehatan dan pembuatan paspor, “Insya Allah tidak ada kendala, karena jauh-jauh hari kami sudah mengingatkan,” tandas Shobirin.

Beberapa jamaah mandiri (jamaah yang tidak dibimbing yayasan/KBIH), asyik melakukan manasik sendiri, “Masuk yayasan mahal, sayang mending sendiri, toh di sana ada yang membimbing,” kata Munawir, satu Calhaj, yang juga pegawai di Disdik Kota Bekasi.

Beberapa Calhaj mandiri ini menuturkan, mereka bisa membaca Al Quran dan ada beberpa jamaah yang sudah pernah pergi haji, jadi untuk apa mengeluarkan biaya tambahan, “Masuk yayasan ada haru membayar biaya berkisar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta,” ujar Ny Lubis, Calhaj asal Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan.

Pengamatan Pos Kota, haji Mandiri ini membentuk kelompok sendiri mansik sendiri dan semuanya dilakukan sendiri, “Kelompok kami SDM-nya bagus-bagus, jadi berusaha sendiri,” lanjut Adi Rochiadi, Calhaj asal Desa Setiamekar, Tambun Selatan. (Saban)

Teks: Calon jamaah haji yang tidak bergaung dalam yayasan, melakukan manasik sendiri. Menurut mereka di yayasan dimintai infaq dia tas Rp 3 juta. (Saban)