Wednesday, 23 October 2019

Operasi Tanpa Izin, Ahok Ancam Kandangkan Taksi Mewah Uber

Selasa, 19 Agustus 2014 — 11:39 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

GAMBIR (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mengandangkan taksi Uber yang beroperasi tanpa izin. “Gampang kok nangkapnya. Kita tinggal pesan lewat online, lalu kalau taksinya sudah datang, tinggal ditangkap saja,” ujar Wagub Ahok di Balaikota, Gambir, Selasa (19/8).

Kalau memang armada taksi eksklusif tersebut mau berbisnis di Jakarta, kata Ahok, mestinya harus patuhi segala aturan. “Bukan beroperasi diam-diam namun akhirnya ketahuan juga. Jadi, saya minta Dinas Perhubungan segera menertibkan operasi angkutan umum yang tidak punya izin,” perintah Ahok menambahkan sebelum mengantongi izin, operasi taksi itu harus distop.

Ahok sendiri mengaku belum tahu siapa pengusaha taksi Uber, apakah pengusaha lokal atau asing. “Bentuk usahanya juga belum ketahuan, apakah PT atau perorangan. Tempatnya di mana juga juga belum tahu. Tapi ini mudah dilacak,” papar mantan Bupati Belitung Timur menambahkan siapapun pengusahanya diminta segera mengurus izin ke Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Jika terus beroperasi secara ilegal, kata Ahok, merugikan banyak pihak, termasuk pengusahanya sendiri akan ditinggal pelanggan. Ahok menegaskan taksi Uber juga merugikan keberadaan taksi lain yang telah beroperasi sesuai dengan aturan Pemprov DKI.

Sebelumnya Kadis Perhubungan Muhammad Akbar menegaskan taksi Uber yang menggunakan mobil mewah, seperti Toyota Camry, dinyatakan beroperasi secara ilegal di Jakarta. “Kami belum pernah dimintai atau mengeluarkan izin usaha, namun taksi itu sudah beroperasi secara gelap sejak pekan lalu,” ujar Akbar meminta agar pengusaha segera memenuhi peraturan yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta.

(joko/sir)