Wednesday, 23 October 2019

Lima Pengusaha Ditahan

Pabrik Pengolahan Limbah Digerebek

Selasa, 19 Agustus 2014 — 13:03 WIB
limbah1

JAKARTA (Pos Kota) – Aparat Subdit III Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek Pabrik pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari oli bekas ilegal di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

”Lima penguasaha yang diduga bertanggung jawab kami amankan,” papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes  Rikwanto kepada wartawan di pabrik Oli ilegal, Marunda, Cilincing, Selasa (19/8) siang.

Dijelasakan Rikwanto, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat tentang keberadaan pengolahan limbah B3 ilegal. Dari laporan tersebut polisi lantas melakukan penyelidikan hingga akhirnya pada Jumat lalu (27/7). Aparat Polda Metro Jaya mengecek informasi tersebut dan anggota menemukan adanya kegiatan pengolahan dan penampungan limbah B3 oli bekas sisa kapal.

Di lahan seluas 1 hektar itu, tersangka yang berasal dari 5 perusahaan mengolah limbah B3 ilegal tersebut dengan cara membeli oli bekas dari kapal-kapal kemudian dibawa ke tempat penampungan selanjutnya ditampung ke tengki-tengki dan kemudian di jual kepada sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

” Lima tersangka yang kami amankan berasal dari PT. HD dengan penanggung jawab MB, PT PM dengan penanggung jawab AB alias WW, PT GB dengan penanggung jawab P, PT BS dengan penanggung jawab AS dan PT JY dengan penaggung jawab S,” ungkapnya. (yahya/yo)

Teks foto: Pabrik pengelohan limbah yang digerebek petugas Polda Metro Jaya. (yahya)