Wednesday, 23 October 2019

Puluhan Bangunan Liar di Bawah Kolong Tol Dibongkar

Senin, 25 Agustus 2014 — 16:38 WIB
buram

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Penertiban puluhan lapak liar pedagang kayu dan bambu sepanjang Jl RE Martadinata, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, sempat diwarnai aksi protes dari pemilik bangunan, Senin (25/8). Mereka minta agar dapat mengakut sendiri bambu-bambunya.

“Meski sudah disiapkan  truk, tapi saya minta waktu beberapa hari untuk mengangkut bambu-bambu ini sendiri,”kata Aji,49, salah seorang pemilik lapak liar yang ada di lokasi.

Menurutnya, dirinya menyadari kalau membuka lapak di lokasi ini salah. Meski begitu dia berharap pemerintah mencarikan solusi agar bisa tetap berjualan lagi.

Kasatpol PP Pemkot Jakarta Utara Partono mengakui penertiban ratusan bangunan liar dibawa tol RE Martadinata, Tanjung Priok itu karena keberadaan mereka melanggar Perda nomor 8 tahun 2007 karena berdiri di atas lahan terbuka hijau.

Penertiban itu sendiri dimulai sekitar pukul 09.00 pagi tadi hingga sore. Sebanyak 48 bangunan dirobohkan.
“Sebelum kami tertibkan,  pemilik itu sudah kami kirim  surat peringatan agar membongkat sendiri. Namun, karena  hingga surat perintah bongkar pada Jumat (23/8) sudah diberikan, akan tetapi tetap tidak dindahkan dengan terpaksa kami mengambil tindakan tegas dan menertibkannya,”kata Partono.

Dalam penertiban ini pihaknya menerjunkan 140 personil gabungan Satpol PP, Kepolisian dan TNI satu unit bechoe . Rencananya, pasca ditertibkan, lokasi yang tepat bersebelahan dengan taman BMW akan difungsikan kembali menjadi taman.(Wandi)

Teks:  Petugas sedang menertibkan bangunan liar. (Wandi)

  • Mangap

    Apakah ini yang dekat dengan Jl Lodan dekat Universitas Bunda Mulia juga ada di kolong Tolnya. ?
    Cek juga di kolong tol kemayoran/ di bawah Flyovernya juga.

  • Mangap

    Sepanjang Rel di dekat Pademangan juga banyak bangunan liar. sudah di bongkar tapi belum dibersihkan. kelihatan kumuh jadinya.