Tuesday, 22 October 2019

Terkait Kasus Barnabas Suebu

Geledah Kantor PT KPIJ, Penyidik KPK Sita Dua Kardus Dokumen

Senin, 8 September 2014 — 21:56 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (8/9) sore, selesai menggeledah kantor PT Konsultan Pembangunan Irian Jaya (PT KPIJ) dan di rumah Direktur Utama PT KPIJ, Lamusi Didi, di Jayapura, Papua. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita dua kardus berisi dokumen.

“Yang sudah selesai (penggeledahan) di kantor KPIJ dan di rumah Lamusi Didi. Disita dua kardus dokumen,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jl. HR Rasuna Said, Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/9) sore.

Menurut Johan, penggeledahan yang melibatkan 20 orang penyidik dan Brimob Polda Papua itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIT. “Proses penggeledahan hingga penyitaan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Tim penyidik KPK menggeledah rumah mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Detail Engineering Design (DED) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Mamberamo, Papua, tahun anggaran 2009-2010, Senin (8/9). Barnabas merupakan salah satu tersangka dalam kasus tersebut.

“Hari ini ada penggeledahan di rumah Barnabas Suebu, di Bhayangkara III, Jl. Hang Tua No.99 RT 04/RW 07, Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Jayapura Utara Jayapura, Papua,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Senin (8/9).

Selain rumah Barnabas, Priharsa mengatakan, penggeledahan juga dilakukan di rumah tersangka lain dalam kasus ini, yaitu Direktur Utama PT KPIJ, Lamusi Didi, di Jl. Jaya Asri Blok F. No.21, Jaya Pura, Papua. Kemudian, juga di 2 lokasi lainnya.

“Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Dinas Pertambangan Kantor Dinas Otonom Jl.Abepura Kotaraja Jayapura dan  Kantor KPIJ, di Jl. Batu Karang No.4 RT 02/ RW 07, Kelurahan Ardipura, Jayapura, Papua. Jadi ada empat lokasi penggeledahan,” paparnya.

Dalam kasus ini, KPK baru menjerat tiga tersangka. Selain Barnabas Suebu dan Lamusi DiDi, KPK juga menetapkan status tersangka untuk Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua, Jannes Johan Karubaba. (yulian)