Saturday, 07 December 2019

Cegah KDRT, PKK Adakan Pemberdayaan Kader

Selasa, 16 September 2014 — 11:32 WIB

BOGOR (Pos Kota) – Mencegah tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bogor bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan kader. Program ini bertujuan mencegah timbulnya kekerasan pada perempuan dan anak.
Kegiatan ini diikuti sekitar 75 kader PKK dari 40 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor.

Kegiatan tiga hari ini berlangsung di Hotel Bahtera, Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. “Mulai Senin (15/9) hingga Rabu (17/9) mendatang, para peserta akan diberikan materi dan simulasi. Kami berharap, pencegahan awal KDRT bisa dimulai dari kader PKK,”kata panitia penyelenggara.

Demi maksimalnya acara, panitia mengundang narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BPPKB Kabupaten Bogor, Polres Bogor, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Universitas Padjajaran Bandung, dan PKK Kabupaten Bogor.
Kepala BPPKB Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menyatakan, pelatihan ini dapat membuka wawasan mengenai tindak KDRT kepada para peserta, sehingga dapat membantu mereka dalam melakukan upaya untuk menghapus KDRT di wilayahnya masing – masing.
“Banyak yang berpikir KDRT merupakan urusan privasi, melalui kegiatan ini kita mencoba untuk memberikan pengetahuan bahwa KDRT merupakan tindakan kriminal,” katanya.

Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bogor, Elly Halimah Rachmat Yasin menyambut baik pelatihan ini. Menurutnya pelatihan ini merupakan upaya serius dari seluruh pihak untuk menanggulangi tindak KDRT. “Kegiatan ini dapat menekan tindak KDRT, ini merupakan usaha serius dari seluruh pihak terhadap permasalahan tersebut,”ujar istri terdakwa KPK ini.
Elly Rahmad Yasin berpesan, agar para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik agar tercapainya penghapusan KDRT di Kabupaten Bogor.

“Pahami cara menanggulanginya, lakukan pembinaan untuk mencegah KDRT, tularkan semangat itu di wilayah masing – masing,” pesannya.

Ketua pelaksana pelatihan ini yang juga merupakan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Bogor, Shinta Damayanti berharap, nantinya para peserta dapat melakukan upaya – upaya maksimal dalam menangani tindak KDRT.

“Kami berharap nantinya para peserta dapat membangun kesadaran masyarakat, serta dapat mengantisipasi dan mendorong masyarakat dalam mencegah KDRT. Tak hanya itu, kami pun berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak dan fasilitator dalam menangani KDRT di tingkat kecamatan hingga pedesaan,” harap Shinta.

(yopi/sir)