Monday, 21 October 2019

29 Anggota DPRD DKI Gadaikan SK Pengangkatan

Kamis, 18 September 2014 — 23:45 WIB
Ruang rapat DPRD DKI sepi dari kegiatan

Ruang rapat DPRD DKI sepi dari kegiatan

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak  29 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  DKI Jakarta menggadaikan surat keputusan (SK) pengangkatannya ke Bank DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pinjaman multiguna ke bank milik pemerintah DKI itu.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bank DKI Zulfarshah   SK pengangkatan anggota dewan bisa dijaminkan karena sesuai dengan kebijakan bank. “Ini sebagai salah satu syarat agar mendapatkan pinjaman,” kata Zulfarshah, Kamis,(18/9).

Tidak hanya anggota dewan, SK pengangkatan pegawai negeri dan swasta pun bisa dijadikan agunan. Asal, perusahaan terafiliasi atau pemohon membuka rekening di Bank DKI. “Anggota dewan yang terhormat ini kan gajinya dibayar melalui Bank DKI. Jadi setiap bulan gaji mereka  kami potong,” ujar dia.

Ia menjelaskan, besaran plafon pinjaman terendah Rp 100 juta dan maksimal sebesar Rp 250 juta. Jika anggota ingin meminjam lebih dari nominal tersebut, maka harus ada tambahan jaminan. Misalnya menjaminkan rumah, tanah, dan lainnya.

Untuk mencegah terjadinya kredit macet, ia menambahkan, tenor (waktu) cicilan tidak boleh melebihi masa jabatan anggota dewan. “Waktunya dari satu tahun sampai sebelum berakhir masa jabatan,” ucapnya. Adapun cicilannya sesuai dengan kemampuan anggota dewan.

Namun sayang, Zulfarshah tak mau menyetkan siapa saja anggota dewan yang menggadaikan SK-nya. Demi kerahasian dan kepercayaan konsumen, ia juga tak mau menyebutkan berapa komposisi peminjam dilihat dari partai. “Rahasia, saya tidak bisa menyebutkannya,” tutur dia.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, tidak ada masalah jika anggota dewan menjaminkan SK pengangkatannya. Sebab, secara aturan memperbolehkannya. Namun ia tak menyebutkan aturan persis yang mengatur tentang menjaminkan SK. “Saya kira bukan dijaminkan tapi sebagai syarat. Yang dijaminkan mungkin rumah mereka,” katanya ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta itu.(Guruh)