Sunday, 15 December 2019

Terkait Status Ade Irawan Jadi Tersangka

Gubernur Jabar Desak DPRD Angkat Wakil Bupati Sumedang

Kamis, 18 September 2014 — 13:25 WIB
dprd-sumedang

BANDUNG (Pos Kota) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan desak DPRD Sumedang segera menetapkanm Walkil Bupati Sumedang yang hingga kini kosong, terkaitnya ditetapkannya Bupati Ade Irawan sebagai tersangka kasus korupsi.

Gubernur mengatakan, menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum soal Ade Irawan. Tetapi agar roda pemerintahan berjalan, perlu ada Wakil Bupati Sumedang yang bisa dintujuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati.

“Saya belum tahu persis Bupati Ade Irawan jadi tersangka. Tapi saya merasa prihatin. Kalau sudah memasuki ranah hukum, tinggal kita ikuti prosesnya,” ujarnya Gubernur Aher usai acara City Sanitation Summit (CSS) XIV di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jalan Tamansari, Kamis (18/9).

Memang, hingga kini kursi Wakil Bupati Sumedang kosong sejak Ade Irawan yang sebelumnya wakil naik menjadi bupati karena bupati terpilih Endang Sukandar meninggal dunia.

“Kalau belum ada Wakil Bupati, maka Plt Bupatinya dijabat Sekda. Karena itu saya meminta DPRD segera mungkin mengangkat Wakil Bupati, juga parpol terkait memproses ke DPRD,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejati Jabar menetapkan Ade Irawan sebagai tersangka. Ade diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi perjalanan dinas DPRD Cimahi pada 2011, karena saat itu dia sebagai Ketua DPRD.

Sebelumnya, Kejari Cimahi telah menetapkan sembilan tersangka, yakni ES, RT, RS, DAN, N, IN, RMM, EF, dan NS.
Kasus ini disidik sejak Mei 2013 berdasarkan laporan hasil audit BPK tahun 2012 yang menemukan kelebihan dana pada total pengeluaran perjalanan dinas dewan pada 2011 sebesar Rp1,7 miliar. (dono/ds)