Thursday, 14 November 2019

FPI Desak DPRD Bentuk Perda Gubernur DKI Harus Islam

Rabu, 24 September 2014 — 16:23 WIB
Demo FPI berlangsung ricuh. (yogi)

Demo FPI berlangsung ricuh. (yogi)

JAKARTA (Pos Kota) – DPRD DKI Jakarta menjanjikan pembentukan panitia khusus untuk menindaklanjuti aksi demo FPI di DPRD, Rabu (24/9). “Saat ini kita belum bisa berbuat banyak karena belum ada alat kelengkapan.Setelah pelantikan melalui SK Mendagri maka kita akan bentuk pansus,”janji M.Taufik, pimpinan DPRD sementara saat menerima perwakilan FPI. Taufik didampingi pimpinan dewan lain seperti Prasetyo Edi Marsudi dari PDI P, H.Lulung PPP, Ongen Sangaji dari Hanura.

Terdapat tjuh  tuntutan FPI yang disampaikan ke DPRD. Antara lain, desakan Ahok mundur dari wagub, turunkan Ahok dari wagub dan calon gubernur. Mendesak DPRD menjunjung tinggi azaz proporsionalitas dan keadilan. Mendesak DPRD menjunjung tinggi ayat ayat kitab suci di atas konstitusi, Mendukung upaya Koalisi Merah Putih memperjuangkan Pilkada oleh DPRD.

Mendesak DPRD membuat Perda tentang gubernur dan wakil gubernur yang beragama non Islam. Terakhir mendesak DPRD untuk mendorong wakil gubernur dan gubernur ke depan mengedepankan pembangunan moral spritual.
Setelah menyampaikan tuntutan, massa FPI di bawah komando Habib Salim Al Atas membubarkan diri sekiar pukul 14.00.

Sementara itu, Wagub Ahok tidak menaggapi aksi demo FPI tersebut. Bahkan sejak pagi Ahok hanya melanjutkan kegiatan menadatangani disposisi. “Pak Ahok hanya santai sambil menandatangani disposisi,”kata satu stafnya. (John)

 

Teks : Anggota FPI demo di depan gedung DPRD DKI