Friday, 15 November 2019

Pemprov DKI Bangun Masjid Raya di Jakbar

Sabtu, 27 September 2014 — 11:13 WIB
mesjid1

CENGKARENG (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta membangun Masjid Raya Jakarta di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng. Gubernur Joko Widodo melakukan Ground Breaking atau pemasangan tiang pancang pembangunan masjid yang akan menjadi ikonnya Jakarta Barat (Jakbar) tersebut, kemarin.

Jokowi meminta kepada warga agar memakmurkan Masjid Raya Jakarta tersebut setelah dibangun. Jangan sampai masjid yang dibangun besar dengan fasilitas lengkap, namun jamaahnya kurang.

“Saya minta kalau sudah selesai dibangun, warga agar memakmurkan masjid ini. Manfaatkan dan jaga sebaik-baiknya demi kebaikan umat,” kata Jokowi usai melakukan Ground Breaking pembangunan masjid. Ikut mendampingi gubernur, Walikota Jakbar HM Anas Effendi.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Yonathan Pasodung mengatakan Masjid Raya Jakarta dibangun dua lantai di atas lahan seluas 17,8 hektar dengan arsitektur nuansa Betawi sebagai ciri khasnya. Anggaran pembangunannya sebesar Rp170 miliar dan rencananya dapat menampung 16.000 jamaah. “Diharapkan pembangunannya selesai tahun 2015 atau selembatnya pertengahan tahun 2016,” katanya.

Masjid ini akan memiliki ruang kantor, perpustakaan, gedung pertemuan, kelas dan UKM. Selain itu, memiliki ruang terbuka hijau yang akan ditanami dengan sayuran, tanaman obat-obatan dan lahan hidroponik. “Konsepnya masjid tropis dan membumi, dengan 3KR yaitu Keterbukaan, Keragaman, Kebersamaam dan Religius,” jelas Yonatha Pasodung.

Dipilihnya lokasi di Jakarta Barat, dengan pertimbangan wilayah Jakarta Timur sudah ada Masjid At-Tin, Jakarta Selatan ada Masjid Al-Azhar, Jakarta Utara ada Islamic Center dan Jakarta Pusat ada Masjid Istiqlal. “Jadi Masjid Raya Jakarta akan menjadi ikonnya Jakarta Barat,” tegasnya. (tarta/yo)

Teks foto: Gubernur Jokowi tengah melihat maket Masjid Raya Jakarta usai Ground Breaking pembangunan masjid. (tarta)