Tuesday, 10 December 2019

Gedung DPRD Rusak, Saling Lempar Tanggung Jawab

Senin, 29 September 2014 — 18:45 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Saling lempar tanggung jawab terhadap kerusakan gedung DPRD DKI terjadi antara Sekretaris Dewan (Sekwan) dengan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI.

Jika sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Yonathan Pasodung mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perawatan, hal tersebut dibantah Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, Mangara Pardede. Ia mengatakan bahwa perawatan gedung bukanlah tanggung jawab dirinya. Melainkan ada di Dinas Perumahan.

“Saya kira itu mesti di (Dinas) Perumahan. Ini kan tanggung jawab Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah. Bukan kami yang bangun soalnya,” kata Mangara, Senin (29/9).

Seperti diketahui kualitas pengerjaan gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat terus menjadi sorotan. Pasalnya baru dua tahun dioperasikan, tempat berkumpulnya para wakil rakyat tersebut sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Mulai dari plafon yang menganga dan jebol, kaca tak kilat, tombol lift longgar, lantai lift retak, kloset duduk yang terlihat seperti sudah barang lama dan air pada tombol flush tidak berfungsi dengan baik.  Kerusakan paling banyak terlihat di lantai 8 yang dihuni Fraksi PDIP dan lantai 5 yang dihuni Fraksi Hanura.

Gedung baru DPRD DKI Jakarta yang terletak di Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat ini berdampingan dengan gedung lama. Gedung 11 lantai ini dibangun dengan dana lebih kurang Rp500 miliar. (Guruh/d)