Friday, 13 December 2019

Disita Clurit

Belasan Pelajar Hendak Tawuran Diamankan

Senin, 29 September 2014 — 11:31 WIB
pelajar-diamankan-3

DEPOK (Pos Kota) – Aparat Polsek Pancoran Mas mengamankan 16 pelajar yang akan tawuran di depan Perumahan Depok Jaya Agung, Jalan Raya Sawangan, Kel. Rangkapan Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (29/9). Petugas menyita senjata tajam jenis clurit.

Ke-16 pelajar SMK swasta yang dicokok yakni M,14, IMS,15, MF,15, RS,17, HW,16, MR,16, FZ,15, FS,16, AN,16, N,16, Z,16, MZ,16, AD,16, MF,16, Mfc,17, AR,16 dan AFD,16.

“Untuk AR,16, AFD,16, saat dilakukan penggeledahan anggota di lokasi kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit dalam tas,” ujar Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Purwadi SH.

Menurut kapolsek, pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses secara hukum. “Kami kenakan pasal Undang-Undang Darurat karena kedapatan membawa celurit di tempat umum,” ungkapnya.

Sedangkan pelajar lain yang tidak kedapatan membawa barang yang membahayakan akan dilakukan pembinaan dengan memanggil pihak sekolah dan orangtua.

“Kasus tawuran pelajar di Polsek Pancoran Mas kerap terjadi di antara dua SMK. Selain itu juga makan korban meninggal dunia. Upaya kita untuk tidak berdampak panjang aksi saling balas, setiap hari anggota melakukan patroli keliling di titik-titik rawan tawuran,”ungkapnya.

AR,16, pelajar kelas XII SMK mengaku celurit yang dibawanya untuk berjaga dari serangan musuh. Ia terlihat menyesal karena harus menjalani masa mendatang di penjara karena polisi memproses kasusnya. “Saya tidak masuk sekolah karena sudah terlambat,” ujarnya.

Pelajar lain MZ,16, mengaku tidak ada rencana ikut tawuran. “Karena pada terlambat masuk sekolah kami beramai-ramai nongkrong di warung saja,” katanya. (angga/yo)

pelajar-diamankan-3Teks foto: Petugas Polsek Pancoran Mas mengamankan 16 pelajar yang akan tawuran dan menyita clurit. (angga)