Friday, 18 October 2019

Di Bandara Soekarno-Hatta

Gunakan Dokumen Palsu, 13 TKW Diamankan

Jumat, 10 Oktober 2014 — 21:34 WIB
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

TANGERANG(Pos Kota)-Sebanyak 13 wanita  calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal diamankan Polresta Bandara Soekarno Hatta karena kedapatan membawa dokumen palsu.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Azshari Kurniawan,SIK  mengatakan TKI tersebut diamankan saat menunggu pesawat yang akan berangkat ke Abu Dhabi di Terminal 2E, Rabu (8/10).

“Kita dapat informasi kalau ada calon TKI dengan dokumen tidak resmi akan berangkat ke Arab. Setelah kita kembangkan, kita berhasil menemukan mereka sebelum berangkat.Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas mendapati dokumen  mereka palsu” katanya, Jumat (10/10).

Adapun dokumen palsu tersebut berupa Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN), Kartu asuransi kesehatan dan serta surat perjanjian kerja antara TKI dengan majikan. Sisanya yang asli hanya pasport, visa kerja dan bording pass.

“Dalam dokumen tersebut, ternyata atas nama orang lain, tapi mereka yang pakai,” kata Azshari,sambil menyebutkan sebelumhya petugas juga sudah mengamankan 135 calon TKI ilegal, sejak Juli 2014.

Pelaku yang terlibat dalam pemalsuan dokumen tersebut 10 orang dan berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan. Sedangkan yang masih buron ada 10 orang, berinisial HH, ES, DH, HN, IM, MY, YY, BUC. GBS dan FA. “Mereka berperan sebagai sponsor, handle perusahaan, sampai pimpinan perusahaan,” katanya.

Tersangka dijerat dengan pasal 102 dan 103 UU No 39/2004 Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun.

Menurut Azari, pihaknya mengamankan  calon TKI ini demi memberikan pelayanan dan perlindungan dari ancaman praktik-praktik ilegal dari para penyalur dan penempatan calon TKI secara non prosedural. “Setelah dimintai keterangan, mereka akan dipulangkan ke daerah asal,” katanya.

Berdasarkan keterangan  calon TKI yang semuanya wanita itu, sebelumnya mereka dijanjikan akan diberangkatkan kerja ke luar negeri oleh seseorang yang mengaku penyalur TKI. Semua dokumen persyaratan ditanggung penyalur. Namun mereka tidak pernah diberi tahu perusahaan penyalur dan asrama TKI resmi dari pihak sponsor tersebut.

“Mereka datang ke rumah kita, nawarin kerjaan jadi TKI, katanya mereka resmi. Semua biaya ditanggung mereka. Kita Cuma disuruh ke Bandara untuk ketemuan sama mereka, lalu berangkat,” kata Atika, Calon TKI asal Tasik.(maryoto)