Thursday, 21 November 2019

Pasangan Ganda Campuran Tontowi/Liliyana Cerai Sementara

Sabtu, 11 Oktober 2014 — 6:31 WIB
Tontowi/:Liliyana

Tontowi/:Liliyana

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk pertama kalinya ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bakal bercerai. Situasi itu akan terlihat saat keduanya mengikuti ajang Hong Kong Terbuka Super Series 2014 yang akan digelar di Kowloon, 18-23 November 2014. Di mana Tontowi akan berpasangan dengan Debby Susanto, dan Liliyana diduetkan dengan pasangan main Debby, Praveen Jordan.

Kombinasi dua pasangan ini tentunya akan menjadi sesuatu berbeda untuk kedua pasangan. Tontowi/Liliyana, pasangan rangking empat dunia yang sudah langganan menjadi juara di turnamen kelas super series bahkan premier. Kali ini bakal mendapat tantangan tersendiri sebagai pemain yang lebih senior untuk mengangkat performa pasangan masing-masing. Praveen/Debby sebelumnya meraih medali perunggu di Asian Games 2014.

Ini adalah kesempatan untuk mengasah pengalaman dan meningkatkan rasa percaya diri. Sebagai pasangan yang digadang-gadang untuk mendampingi Tontowi/Liliyana di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Praveen/Debby memang terus digembleng untuk terus meningkatkan kualitas penampilan dan mampu bersaing dengan ganda campuran kelas dunia.

“Tujuan awalnya adalah untuk refreshing saja, supaya tidak jenuh,” ungkap Richard Mainaky, Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI.

“Selain itu, pertukaran ini bermanfaat buat Tontowi, supaya dia lebih punya tanggungjawab dan bisa membimbing pemain yang lebih muda darinya. Biasanya kan dia dibimbing sama Liliyana yang lebih senior. Praveen juga bisa banyak belajar dari Liliyana yang sudah banyak pengalaman, supaya dia merasakan bagaimana berpasangan dengan pemain sekelas Liliyana. Di latihan sih sudah sering gonta-ganti pasangan seperti ini, tetapi atmosfer di pertandingan kan berbeda,” lanjut Richard.

BANYAK VARIASI

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky menambahkan, uji coba ini juga nantinya dapat bermanfaat bagi tim Indonesia di turnamen beregu campuran Piala Sudirman 2015. Ganda campuran memang menjadi salah satu nomor andalan di ajang beregu campuran tersebut, selain nomor ganda putra.

“Kami jadi punya banyak variasi dan kombinasi pasangan ganda campuran,” ujar Rexy.
Meski sudah sering menyumbang gelar juara, sektor ganda campuran memang terus berupaya meningkatkan kualitas tiap pemain.

Seperti dituturkan Richard, pasangan Riky Widianto/Richi Puspita Dili juga rencananya akan dicoba untuk dipasangkan dengan pemain-pemain lain, namun pasangan ini tengah mengejar tiket BWF Super Series Finals 2014 hingga keduanya tak dapat absen di kejuaraan level super series dan premier. (junius)