Sunday, 15 December 2019

Banjir Kembali Melanda Kampung Pulo

Selasa, 11 November 2014 — 20:12 WIB
Ribuan rumah warga Kampung Pulo kebanjiran

Ribuan rumah warga Kampung Pulo kebanjiran

JATINEGARA (Pos Kota) – Banjir kembali menggenangi pemukiman penduduk di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Air setinggi 100 sentimeter menenggelamkan ribuan rumah di 7 RW dan 47 RT , akibat luapan Kali Ciliwung setelah hujan lebat mengguyur Jakarta dan Bogor sejak Senin (10/11) kemarin.

Nurdin, 39, warga RT 03/03 Kampung Pulo menuturkan, air bah mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 02.00. Saat itu, ketinggian air hanya sekitar 20 sentimeter dan terus meninggi. “Pas pukul 05:00, air dari Kali Ciliwung terus meluap dan mencapai 1,5 meter,” katanya, Selasa (11/11).

Menurutnya, sebagian besar warga sejak Senin (10/11) sore, sudah diberitahu  adanya banjir kiriman oleh pengurus RT/RW. Pemberitahuan itu dilakukan pihak RT melalui pengeras suara di musala dan masjid maupun dari mulut ke mulut. “Jadi warga tidak kaget lagi karena sudah tahu informasinya dan langsung menyelamatkan barang-barang. Banjir seperti ini juga rutin terjadi setiap musim hujan,” ujarnya.

Dikatakannya, sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir tersebut. Aktivitas seperti biasa pun masih dilakukan warga seperti biasanya, dan mereka  terlihat sibuk. “Cuma buat keluar masuk rumah sedikit terganggu, jadinya warga terpaksa menggunakan perahu karet yang disiapkan oleh kelurahan setempat,” ungkapnya.

Wakil Camat Jatinegara, Manson Sinaga mengatakan, banjir kali ini menggenangi 7 RW dan 47 RT. Ketinggian air saat ini mencapai 1,5 meter, terutama untuk daerah dengan radius 15 meter dari bantaran Kali Ciliwung. “Akibat genangan itu, ada 1.508 kepala keluarga atau 3.427 jiwa yang terkena dampak banjir kali ini,” tuturnya.

Dikatakannya, sampai saat belum ada satu pun warga yang mengungsi dan warga tetap beraktivitas seperti biasa. Akan tetapi, lanjut Manson, pihaknya sudah menyiapkan tempat pengungsian bagi warganya. “Jika warga membutuhkan tempat pengungsian, kami sudah siapkan di kantor Kelurahan Kampung Melayu dan kantor Sudin Kesehatan,” ungkap Manson. (Ifand)