Saturday, 07 December 2019

Jasa Raharja Diminta Lebih Perhatikan

Kecelakaan Laut di Kepri Masih Tinggi

Jumat, 14 November 2014 — 18:28 WIB
Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Arman Dapari menerima cinderamata dari Kepala Cabang Jasa Raharja Kepri M Evert Yukianto.

Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Arman Dapari menerima cinderamata dari Kepala Cabang Jasa Raharja Kepri M Evert Yukianto.

JAKARTA (Pos Kota) – BUMN Jasa Raharja Kepulauan Riau (Kepri) agar memperhatikan transportasi laut dan daerah pulau yang tidak ada jalan raya namun sering mengalami kecelakaan.

Permintaan tersebut disampaikan Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Arman Dapari ketika menerima rombongan  Jasa Raharja di kantornya.

“Di Kepulauan Riau ini wilayah daratan hanya empat persen saja, yang 96 persen lautan. Masyarakat Riau lebih banyak beraktifitas menggunakan kapal penyeberangan,” ujar Arman. “Untuk itu Jasa Raharja harus lebih memperhatikan korban kecelakaan di laut dan disamakan dengan kecelakaan di daratan.”

Selain itu, Kapolda juga mempertanyakan bagaimana masyarakat di beberapa pulau di Kepri yang lingkungannya belum termasuk jalan raya, namun sering kali mengalami kecelakaan lalu lintas, apakah memperoleh santunan asuransi dari Jasa Raharja.”ini juga harus dipikirkan,” kata Arman Dapari.

Disinggung mengenai jumlah  kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepri, Kapolda mengakui masih cukup tinggi. Pada tahub 2014 angakanya mencapai 700 lebih kasus kecelakaan.

Misalnya saja, pada semester pertama 2014 kecelakaan sebanyak 332 kasus, mengakibatkan  95 orang meninggal dunia, 153 orang luka berat, dan 461 luka ringan.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Tantan Sulistyana yang mendampingi kapolda membenarkan kasus kecelakaan masih tinggi, hal ini dikarenakan tingkat kedisiplinan masyarakat masih berkurang. “Pada rentang Januari-Oktober 2014 tercatat sebanyak 170 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Ditlantas polda kepri sendiri sudah melakukan berbagai  cara untuk menekan angka kecelakaan Seperti memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang keamanan dan keselamatan berlalu lintas baik  ke sekolah-sekolah dan ke pabrik-pabrik.

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Jasa Raharja juga akan menjalin kerjasama pembuatan data online laporan kecelakaan. Langkah ini untuk mempercepat proses pemberian santunan kepada korban kecelakaan.

Kaur Humas PT Jasa Raharja pusat Zet Toding yang memimpin rombongan mengatakan pihaknya tidak pilih kasih dalam memberikan santunan. walaupun kecelakaan terjadi di laut maupun di daerah yang bukan termasuk jalan raya tetap mendapatkan santunan yang besarannya sama dengan kecelakaan didarat yakni Rp25 juta yang meninggak dan Rp10 juta dalam perawatan rumah sakit. (Dwi)